Seleksi CPNS di Sleman, Panitia Siapkan Genset Hingga Toilet Portabel

SLEMAN, KRJOGJA.com – Mengantisipasi gangguan teknis berupa pemadaman listrik, Panitia Seleksi CPNS Pemkab Sleman menyiapkan tiga unit genset. Pada hari kedua pelaksanaan seleksi kompetensi dasar (SKD) CPNS Sleman berjalan lancar dan tidak ada kendala teknis. Panitia juga menyiapkan tambahan kamar mandi agar peserta seleksi SKD CPNS tidak perlu mengantri panjang jika hendak ke toilet.

Wakil Ketua Panitia Seleksi CPNS Pemerintah Kabupaten Sleman H Priyo Handoyo SH MSi mengatakan, tes hari pertama dan kedua terlaksana tanpa kendala teknis. Selama pelaksanaan tes seleksi, pihaknya menyediakan komputer sebanyak 525 unit serta 10 persen komputer cadangan. “Hingga pelaksanaan tes hari kedua, komputer cadangan tidak digunakan. Semoga pelaksanaan tes hari terakhir juga berjalan lancar dan peserta tidak perlu menunggu lama,” jelas Priyo Handoyo saat ditemui di Gedung Graha Wana Bhakti Yasa Jalan Kenari Nomor 14, Umbulharjo, Kota Yogya, Selasa (11/2/2020).

Priyo menerangkan, jumlah peserta SKD pada penerimaan CPNS kali ini sebanyak 7.828 peserta. Sedangkan formasi yang dibutuhkan Pemkab Sleman sebanyak 643. Mayoritas formasi untuk guru dan tenaga kesehatan baik itu perawat, bidan maupun dokter. “Peserta juga harus menyiapkan fisiknya karena pada pelaksanaan hari pertama ada yang meninggalkan komputer dan tidak melanjutkan tes jarena sakit perut. Namun tim medis sudah bersiaga di dekat gedung selama tes berlangsung,” tandas Priyo.

Priyo berharap, melalui tes seleksi CPNS ini bisa memperoleh sumber daya manusia yang sesuai dengan kompetensinya. Terlebih seleksi sudah dilaksanakan dengan transparan, akuntabel dan melalui mekanisme yang cukup bagus. “Untuk tes seleksi CPNS Pemkab Sleman diadakan tiga hari. Satu harinya ada lima sesi tes seleksi,” imbuh Priyo.

Agar peserta nyaman, panitia menyediakan 7 toilet portabel bagi para peserta. Sehingga peserta tes tidak perlu mengantri panjang jika hendak ke toilet. Selain itu juga disiapkan tiga genset untuk mengantisipasi jika ada gangguan listrik. Namun genset tersebut digunakan untuk AC dan server yang digunakan.

Salah satu peserta tes CPNS Aditia (27) warga Lempuyangan, Kota Yogya mengaku, pelaksanan tes berjalan lancar tanpa ada kendala teknis. Jumlaj soal 100 denhan waktu yang 90 menit. Aditia mengaku sudah dua kali mencoba mengikuti seleksi CPNS. Kali ini ia mendaftar untuk formasi pendidikan bahasa inggris. “Dibandingkan tahun lalu bahasanya lebih rumit tapi lebih cepat mengerjakannya,” ujar Aditia. (Aha)

BERITA REKOMENDASI