Setelah Bernyanyi dan Berjoged, Siswa SMPN 1 Turi Siap Ikuti Pelajaran Lagi

SLEMAN, KRJOGJA.com  – Siswa-siswi SMPN 1 Turi Sleman siap mengikuti Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) lagi mulai Senin (2/3/2020). Salah satu sebabnya para siswa di sekolah tersebut telah mengikuti pendampingan psikologis dengan pembelajaran menyenangkan dengan diajak menari, menyanyi, dan permainan edukatif.

Pendampingan psikososial dilakukan Tim Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan se-DIY selama sepekan pascatragedi susur Sungai Sempor.

“Salah satu cara untuk memulihkan kondisi psikologis siswa-siswi SMP Negri 1 Turi dengan memberikan pembelajaran yang menyenangkan. Mereka kita ajak menari, menyanyi, menggambar dan mengikuti permainan edukatif yang diberikan anggota tim. Alhamdulillah ana k-anak sekarang sudah kembali ceria dan siap mengikuti KBM lagi setelah selama satu pekan ini mendapat pendampingan,” ungkap Koordinator Lapangan Tim Psikososial UPT Kemendikbud se-DIY Dr Sarjilah MPd kepada KRjogja.com, kemarin.

Untuk memberikan materi pembelajaran yang menyenangkan tersebut, salah satu UPT Kemendikbud di DIY, yakni Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PPPPTK) Seni dan Budaya menerjunkan para widyaiswara dan Pengembang Teknologi Pembelajaran (PTP) untuk terjun langsung ke semua kelas, yakni sebanyak 8 kelas.

Setiap kelas mendapatkan materi pembelajaran seni budaya yang berbeda. Para siswa pun antusias mengikutinya, bahkan ada kelas yang bernyanyi dan berjoged bersama diiringi musik elekton penuh tawa dan canda. Di bawah arahan widyaiswara PPPPTK Seni dan Budaya, mereka juga bisa bermain angklung untuk mengiringi teman lainnya yang bernyanyi.

“Meski belum sepenuhnya lepas dari pengaruh terjadinya tragedi itu, namun kondisi psikologis anak-anak sekarang sudah jauh lebih baik. Tim dari UPT Kemendikbud melakukan kolaborasi dengan tim lainnya dalam melakukan pendampingan ini. Kami juga masih akan memantau siswa selama mengikuti kegiatan KBM mulai minggu depan,” ujar Sarjilah yang juga menjabat kepala PPPPTK Seni dan Budaya ini.

Materi lainnya selama pendampingan, siswa-siswi SMPN 1 Turi juga menerima pembelajaran matematika yang menyenangkan dari PPPPTK Matematika dan metode bercerita dari Balai Bahasa DIY serta pembagian buku. Setiap pagi dilakukan pembiasaan berupa tadarus untuk yang beragama islam dan doa bersama. (Sni)

BERITA REKOMENDASI