Shelter Syantikara Sediakan 164 Bed Gratis untuk Warga Kesulitan Isoman

Editor: Ary B Prass

SLEMAN, KRJOGJA.com – Yogyakarta akan menambah shelter mandiri untuk warga terpapar Covid-19 yang kesulitan melakukan isolasi mandiri (isoman) di rumah. Shelter Syantikara, di Samirono Depok Sleman akan dibuka gratis untuk umum mulai 1 Agustus 2021 mendatang.

Shelter Syantikara memiliki 82 kamar dengan 164 bed yang dapat digunakan. Siapa saja warga yang terpapar Corona bisa memanfaatkan shelter tersebut secara gratis tanpa dipungut biaya apapun.

Ketua Gugus Tugas Shelter Syantikara, Drg V. Triputro Nugroho, mengungkap keberadaan Shelter Syantikara diharapkan bisa membantu ketersediaan shelter yang aman, penanganan yang lebih baik bagi pasien terkonfirmasi positif tanpa gejala dan cengan gejala ringan yang masih bisa beraktivitas secara normal.

Pihaknya diketahui telah melakukan koordinasi dengan Padukuhan Sagan, Padukuhan Samirono, Puskesmas Depok, Koramil Depok, Kapolsek Bulaksumur, Kecamatan Depok dan Kelurahan Caturtunggal.

“Shelter ini sudah mendapatkan ijin dari Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman. Pasien yang akan menghuni Shelter Syantikara diharapkan untuk memeriksakan diri ke Puskesmas Depok 1, Puskesmas Depok 2 atau Puskesmas Depok 3 karena shelter berada di wilayah kecamatan Depok. Jika hasil pemeriksaan menyatakan bahwa pasien termasuk Orang Tanpa Gejala (OTG) atau bergejala ringan dan masih beraktivitas normal, mengalami kendala dan keterbatasan isolasi mandiri di rumah, maka pihak puskesmas akan menghubungi Shelter Syantikara. Jika terjadi penurunan kondisi selama menjalani isolasi mandiri, pasien akan dirujuk ke Rumah Sakit Rujukan Covid-19 untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut. Minimal waktu menjalani isolasi mandiri selama sepuluh hari dan atau sudah dinyatakan oleh dokter berupa penerbitan Surat Keterangan Selesai Isolasi,” ungkapnya melalui rilis pada KRjogja.com, Selasa (20/7/2021).

BERITA REKOMENDASI