Si Woly, Nyamuk Aman Cegah DBD Disebar di Kalurahan Banyuraden

SLEMAN, KRJOGJA.com – Kalurahan Banyuraden melepas Si Woly Nyaman untuk kendalikan kasus Demam Berdarah. Ini dilakukan guna pengendalian Demam Berdarah Dengue (DB) di wilayah Kalurahan Banyuraden berkerjasama dengan World Musquito program WMP Yogyakarta.

Sosialisasi ini selaras dengan program Pemerintah Kabupaten Sleman melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman, penyerahan bibit nyamuk yang telah di bakteri Wolbachia. Peluncuran program tersebut merupakan salah satu upaya yang dilakukan pemerintah Kalurahan Banyuraden dalam mengendalikan jumlah kasus DBD diwilayah Banyuraden. Program Si Woly Nyaman secara simbolis dilakukan dari Dinas Kesehatan Kabupaten disampaikan melalui Jawatan Kesehatan Kapanewon Gamping.

Hadir pada acara ini antaranya Pimpinan Puskesmas Gamping II, para dukuh dari 8 Padukuhan yang ada, Karang Taruna, Kader Padukuhan, Wahyudi mewakili Jawatan Sosial Kapanewon Gamping, serta Aiptu Ifanundi Bhabinkamtibmas Banyuraden.

“Kita akan kedatangan Si Woly di tengah-tengah kita sebagai sahabat di wilayah Banyuraden dalam rangka kesehatan untuk pencegah dan mengendalikan Demam Berdarah (DB). Karenanya diharapkan warga bisa bersahabat dan tidak kaget,” ujar Hendy Indra Utama selaku Carik.

Ketua TP PKK Kwintartiningsih memberi dorongan, arahan kepada para Kader Dusun soal pemetaan dan mau menjadi orang tua asuh Si Woly serta menaruh ember yang berisi telur nyamuk. Penyerahan telur nyamuk Wolbachia yang disimpang dalam ember kepada ‘Ibu Asuh’ dalam hal ini perwakilan kader kesehatan dari 8 Padukuhan.

Penyerahan dari Tim Word Mosquito Program (WMP) Yogyakarta yang didampingi Puskesmas Gamping II kepada Kalurahan yang diterima oleh Kader Kesehatan setempat. Puskesmas Gamping II berharap program Wolbachia Nyamuk Aman Cegah DBD di Sleman bisa sukses, karena wilayah ini sebagai pilot project di DIY penerapan program tersebut. (*)

BERITA REKOMENDASI