Sinergitas UAD dan SDN Percobaan 2 Atasi Problematika Pembelajaran Online

Editor: KRjogja/Gus

SLEMAN, KRJOGJA.com – Demi mewujudkan pembelajaran online yang menarik selama pandemi Covid-19 ini, Universutaa Ahmad Dahlan (UAD) melalui Program Pengabdian Masyarakat (PPM) mengadakan pendidikan dan pelatihan bagi para guru di SDN Percobaan 2 Sleman Yogyakarta. Program itu memilih tema 'Peningkatan Kompetensi Materi Mengajar yang Menarik dan Management Soft File yang Baik di Era Pandemi Covid-19' berlangsung 29 Juni 2021 hingga 6 Juli 2021. Dalam pendidikan Latihan tersebut hadir tiga narasumber yang kompeten di bidangnya, yakni Dr Hj RA Noer Doddy Irmawati MHum, Rendra Widyatama SIP MSi PhD dan Ronald Haryanto SE.

Menurur Dr Hj RA Noer Doddy Irmawati MHum, UAD melalui Program Pengabdian Masyarakat ini berkontribusi langsung terhadap pemecahan masalah yang terjadi di masyakarat. “Pada pendidikan latihan yang diselenggarakan secara virtual di SDN Percobaan 2 Sleman fokus pada pemberian solusi bagi para guru yang sering mengalami kesulitan dalam menyajikan materi pembelajaran yang menarik dan bagaimana mengatur serta mengelola tugas-tugas siswa yang tentu saja berwujud soft file,” ujarnya, Minggu
(11/07/2021).

Noer Doddy Irmawati menyampaikan dalam paparannya, penting dalam menyajikan atau menyampaikan materi menggunakan pendekatan sastra. Pendekatan sastra yang dimaksud adalah menyertakan rasa dan empati terhadap siswa sehingga proses belajar mengajar menjadi lebih hidup dan tidak menegangkan. Sehingga materi yang disampaikan dapat diserap baik oleh para siswa. Hal inipun kemudian didukung dengan adanya penyediaan materi pembelajaran yang tidak monoton. Bila seringkali pembelajaran melalui pesan WhatsApp, kini para guru dapat mengeksplorasi PPT atau yang dikenal Power Point. “Para guru tinggal menyiapkan bagian-bagian penting dari materi yang akan disampaikan, kemudian memasukkan ke dalam Power Point yang tentu saja memiliki bermacam-macam template dan dapat menyertakan berbagai macam animasi, suara, bahkan video,” ucapnya

Tak hanya berkutat pada proses belajar mengajar saja yang menjadi kendala selama pembelajaran online ini. Manajemen softfile tidak kalah penting. Pembelajaran online mengharuskan para guru mau dan harus mampu menampung tugas para siswa berupa tulisan, foto, maupun video yang memiliki kapasitas tidak sedikit. Sehingga mereka seringkali bingung bagaimana harus mengelolanya. Maka melalui pendidikan dan latihan ini, para guru dibimbing untuk merapikan softfile mulai dari yang sederhana yaitu menata folder-folder yang ada di perangkat masing-masing atau mengunggahnya ke dalam drive dan cloud dan memastikan cara menyimpan yang rapi ini juga harus mempertimbangkan cara mudah mencari file bila dibutuhkan kembali.

UAD

BERITA REKOMENDASI