Siram Tujuh Orang Pegowes Karena Dicampakkan Wanita

Editor: Ivan Aditya

SLEMAN, KRJOGJA.com – Pelaku penyiraman terhadap sejumlah pegowes wanita, JP (37) ternyata sudah 7 kali melakukan perbuatannya. Hasil penyidikan, lelaki asal Temanggung Jawa Tengah ini menyiram para korbannya dengan lem karena sakit hati setelah dicampakkan oleh wanita pujaan hatinya.

“Motifnya sakit hati karena pelaku awalnya kenal cewek, kemudian cewek itu diayomi dalam artian sering dibeli uang hingga total Rp 8 juta. Harapannya, mungkin agar cinta pelaku ini berbalas, namun ia malah ditinggalkan. Terakhir ketemu diberikan Rp 3 juta setelah itu tak ada kontak, tanpa kabar sehingga mungkin merasa disakiti hatinya kemudian melampiaskannya dengan penyemprotan,” ungkap Kapolres di Mapolres, Senin (28/12/2020).

Pelaku kemudian teringat jika wanita berinisial W itu senang bersepeda pagi hari sehingga ia melampiaskan kekecewaannya dengan mencari sasaran. Sejak Oktober hingga sebelum tertangkap, ada 7 wanita pegowes dengan yang ciri-ciri fisik mirip dengan wanita pujaan hatinya yakni berbadan gempal dan rambut pendek yang menjadi sasaran.

Saat kejadian, para korban, bersepeda di antara Jalan Gito Gati, Jalan Palagan hingga Jalan Damai, Ngaglik, Sleman. Rute itu dipilih karena wanita yang dicintai oleh JP, sering bersepeda di sepanjang jalan itu.

Kapolres menjelaskan, jika pelaku menyiram korban bukan dengan air keras, namun lem G. Lem itu, jika terkena kain maka kain akan terbakar dan jika kena kulit akan melepuh.

“Pelaku sering menggunakan lem G karena memang kesehariannya bekerja sebagai kuli bangunan. Dari 7 TKP yang kami identifikasi, baru tiga yang melapor sehingga jika ada pegowes yang pernah menjadi korban, bisa segera melapor,” pungkasnya. (Ayu)

BERITA REKOMENDASI