Siswa SMP Muhammadiyah 3 Depok Ciptakan Ikat Pinggang Jaga Jarak

Editor: Ivan Aditya

SLEMAN, KRJOGJA.com – Meski pembelajaran masih dilakukan secara daring (dalam jaringan), tak membuat siswa berprestasi dan berinovasi. Seperti yang dilakukan siswa SMP Muhammadiyah 3 Depok (Mugadeta) yang berhasil membuat ikat pinggang pintar dinamakan Phydis Belt. Ikat pinggang ini berfungsi memberikan peringatan saat ada seseorang yang mendekat dalam jarak tertentu.

Wakil Kepala SMP Muhammadiyah 3 Depok Ary Gunawan menerangkan, inovasi ikat pinggang ini dibuat siswa kelas VIII bernama Dimas Afif Ardian. Alat ini terinspirasi dari tongkat untuk tunanetra dan bisa diselesaikan Dimas dalam waktu satu minggu.

“Ikat pinggang ini dilengkapi sensor ultrasonik yang akan mengeluarkan suara saat ada seseorang yang terlalu dekat. Jadi kalau ada orang mendekat ke kita, jarak 1-1,5 meter alat bunyi. Sesederhana itu prinsipnya,” terang Ary, baru-baru ini.

Ary mengatakan, dalam penggunaannya, ikat pinggang ini masih dirasa nyaman. Selain itu, juga mudah dalam pengisian ulang baterai. “Pengaturan suara juga bisa disesuaikan keinginan setiap individu, bisa pakai Bahasa Jawa dan Inggris. Kita menggunakan google voice dan menuliskan misalkan, maaf silakan jaga jarak, di program tersebut,” ujar Ary. (Aha)

BERITA REKOMENDASI