Sleman Bakal Atur Kawasan Perburuan

Editor: Ivan Aditya

SLEMAN, KRJOGJA.com – Pemerintah daerah bakal mengatur kawasan perburuan dan kawasan yang dilarang untuk perburuan. Tujuannya untuk melindungi satwa yang dilindungi, khususnya satwa lokal yang populasi di Kabupaten Sleman cukup terbatas.

Anggota DPRD Kabupaten Sleman Indra Bangsawan SE mengatakan, Pansus DPRD Sleman sedangkan menggodok rancangan peraturan daerah (raperda) tentang perburuan satwa. Tujuannya untuk mencegah bahaya kepunahan atau penurunan populasi satwa.

“Selain itu juga untuk mengendalikan pemakaian bahan atau alat berbahaya dalam perburuan satwa yang dapat membahayakan jenis, populasi dan habitat satwa,” kata Indra, Jumat (27/08/2021).

Dalam raperda ini nanti akan investarisasi jenis satwa lokal yang belum dilindungi, namun jumlah populasinya sedikit. Kemudian juga membuat kawasan perburuan dan waktu perburuan satwa.

“Nanti juga akan mengatur kawasan mana saja yang boleh untuk berburu dan kawasan yang tidak boleh berburu. Selain itu waktu berburu yang diperbolehkan, termasuk alat apa saja yang boleh digunakan untuk berburu,” terang anggota Fraksi Golkar ini.

Bagi masyarakat yang berburu di luar kawasan perburuan dengan cara menembak, menggunakan bahan kimia berbahaya dan beracunatau alat tangkap lainnya yang dapat menyebabkan matinya ataumenurunnya populasi satwa dapat dipidana. Dimana nanti orang yang melanggar dapat dipidana dengan pidana kurungan paling lama 6 bulan atau pidana denda paling banyak Rp 50 juta.

“Tujuannya supaya nanti masyarakat tidak sembarangan melakukan perburuan. Khususnya untuk satwa yang dilindungi,” ujarnya. (Sni)

BERITA REKOMENDASI