Sleman Genjot Produksi Susu Kambing

SLEMAN (KRjogja.com) – Pemkab Sleman siap menggenjot produksi sapi kambing peranakan etawa (PE) dan dinas telah mengajukan bibit kambing PE yang berkualitas, sebagai strategi untuk mendongrak produksi susu kambing.

Kepala Bidang (Kabid) Peternakan, Dinas Pertanian, Perikanan, dan Kehutanan (DPPK) Sleman, Suwandi Aziz mengakui peternak kambing PE saat ini masih kekurangan bibit yang berkualitas. Akibatnya, prduksi susu kambing juga tidak bisa maksimal, padahal serapan pasar sangat menjanjikan.

"Hal ini dikarenakan minimnya kambing jantan murni PE. Dari 7.000 ternak PE, yang jantan murni hanya sekitar 20 persennya saja,” kata Suwandi Aziz disela-sela meninjau dan meresmikan gedung Kelom di Hargobinangun Pakem belum lama ini.

Proses pengajuan bibit berkualitas, kata Aziz sudah dilakukan beberapa waktu lalu. Saat ini, pemerintah pusat sudah menyediakan 200 kambing jantan murni PE berjenis Saanen yang masih dalam tahap penyesuaian.

Aziz mengatakan, tambahan kambing PE jantan murni, diharapkan akan memperbaiki kualitas bibit yang ada di Sleman, dan selanjutnya meningkatkan produksi susu. Untuk saat ini, produksi susu kambing masih dibawah potensi, mengingat wilayah Sleman utara sangat cocok untuk pengembangan usaha sejenis.

“Hasil masih rendah, namun secara keseluruhan produksi susu PE cukup tinggi dibanding kabupaten lain. bahkan hasilnya sudah bisa dipasarkan hingga luar Sleman. Saat ini suplai masih didominasi dari wilayah Pakem dan Turi,” jelasnya.

Community and public relations PT Sarihusada Generasi Mahardhika (PT SGM) Endah Prasetioningtias menyampaikan terimakasih atas dukungan pemda DIY dan Pemkab Sleman terhadap program Merapu Project yang digagas PT SGM melalui Danone Ecosystem. "Dukungan pemda mampu mendorong program ini benar-benar bermanfaat bagi masyarakat di lereng Merapi."

Pengawas Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) Anggayuh Makmur, Dusun Boyong, Hargobinangun, Pakem Sleman Suwadi mengatakan, pihaknya saat ini baru bisa menghasilkan susu kambing sebanyak 25 liter per hari. Adapun jumlah populasi kambing PE tercatat sebanyak 500 ekor.

“Harga susu kambing lebih menggiurkan ketimbang susu sapi. Untuk itulah, kami terus berupaya mendorong produksi untuk meningkatkan kesejahteraan peternak. Tapi kami masih kesulitan untuk mendorong produksi,” kata Suwadi. (Tom)

 

BERITA REKOMENDASI