Sleman Punya Potensi Susu Kambing Segar

Editor: Ivan Aditya

SLEMAN, KRJOGJA.com – Wilayah Kabupaten Sleman ternyata memiliki potensi yang belum dimaksimalkan dalam bidang peternakan kambing. Namun, potensi besar tersebut belum maksimal karena peternak baru bisa memenuhi 25 persen permintaan pasar.

Imam Jatmiko, salah satu peternak di Kemirikebo Turi Sleman mengatakan di wilayah Turi saja kebutuhan mencapai susu kambing mencapai 2500 liter perhari. Sayangnya, baru sekitar 25 hingga 35 persen kebutuhan susu kambing dapat dipenuhi oleh peternak.

“Kami membudidayakan kambing jenis Saanen asal Swiss namun memang belum maksimal karena pabrik pengolahan susu kambing masih harus mendatangkan sebagian bahan baku dari luar wilayah Sleman. Dengan harga perliter yang mencapai Rp16 ribu, potensi ekonomi yang lepas akibat masuknya susu dari luar wilayah itu cukup besar. Ceruk pasarnya masih sangat besar, permintaan besar jadi dari kami masih selalu kurang, perlu lebih banyak lagi jumlah ternaknya,” ungkapnya, Kamis (27/08/2020).

Saat ini volume susu yang dibutuhkan diprediksi terus meningkat dilihat dari semakin bertambahnya industri pengolahan. Ironis, kemampuan peternak untuk memasok susu kambing masih terseok-seok karena berbagai hal.

“Cita-cita terbesar kami di Kemirikebo ini mengolah susu UHT (Ultra High Temperature), tapi untuk itu kapasitasnya harus besar, setidaknya butuh 100 ribu ekor kambing untuk memasok kapasitas mesin. Perlu juga ada teknologi masuk,” imbuhnya.

BERITA REKOMENDASI