Sleman Siapkan Dua Kecamatan Inklusi

Editor: Ivan Aditya

SLEMAN, KRJOGJA.com – Jumlah penyandang disabilitas di Sleman tahun 2017 tercatat 10.268 jiwa, terdiri dari laki-laki 5.554 orang dan perempuan 4.714 orang. Kabupaten Sleman juga memiliki 2 kecamatan inklusi yaitu Berbah dan Ngaglik, 4 desa inklusi yaitu Merdikorejo (Tempel), Sendangtirto (Berbah), Sendangadi (Mlati) dan Sidoagung (Godean). Kecamatan Tempel sendiri memiliki 10 dusun inklusi atau Wahana Kesejahteraan Sosial Berbasis Masyarakat (WKSBM).

Hal tersebut diungkapkan Kasie Rehabilitasi Dinas Sosial Sleman, Surono, pada Sosialisasi Program Rehabilitasi Sosial Berbasis Inklusif (RSBI) Bagi Penyandang Disabilitas Daksa di Pendapa Kapanewon Kantor Kecamatan Tempel. Menurut Surono, fasilitas layanan yang diberikan pada penyandang disabilitas yaitu pemenuhan hak identitas, Lasamba (layanan sambang warga), jaminan kesehatan dan pendidikan (termasuk Jamkesus), perlindungan dan advokasi gerakan stop pasung, bantuan sosial bagi disabilitas berat, serta pendampingan usaha.

"Kami juga melakukan kemitraan dengan BRTPD Pundong Bantul, Grhasia, Tim Stop Pasung DIY, IZI Jetis Jogya, Ohana, Yakkum, Perguruan Tinggi, pelaku usaha, Sigab dan pendampingan kelembagaan seperti PPDI, HWDI, Pertuni, PPDS, Gerkatin, serta panti rehabilitasi Tetirah Zikir Berbah, Siloam Godean, Charis Prambanan dalam memberikan pelayanan pada penyandang disabilitas," ungkapnya.

Sementara Kepala Balai Besar Rehabilitasi Sosial Bina Daksa (BBRSBD) Prof Dr Soeharso Surakarta, menjelaskan program RSBI merupakan usaha terencana dan terpadu dari dan untuk masyarakat, guna memulihkan dan mengembangkan kemampuan seseorang dalam rangka pemenuhan haknya. Sehingga mereka dapat melaksanakan fungsi sosialnya secara wajar dengan melibatkan seluruh stakeholders secara inklusif.

"Tujuan program ini untuk memberdayakan potensi penyandang disabilitas dengan memperhatikan kesamaan hak dan kesempatan tanpa memperhatikan perbedaan latar belakang, karakteristik, kemampuan, status, kondisi, etnik, budaya dan bentuk tubuh," jelasnya. (Has)

BERITA REKOMENDASI