Sleman Waspada DBD dan Virus Zika

Editor: Ivan Aditya

SLEMAN (KRjogja.com) – Dinas Kesehatan sudah mengeluarkan surat edaran Sleman waspada terhadap Kejadian Luar Biasa (KLB) Demam Berdarah Dengue (DBD) dan virus zika. Kedua penyakit itu disebabkan dari nyamuk yang sama, yakni aedes aegepty. Apalagi sekarang ini jumlah penderita DBD di Sleman terus meningkat dibandingkan tahun kemarin.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman dr Mafilindati Nuraini MKes mengatakan, jumlah DBD hingga sekarang ini sudah mencapai 611 penderita. Sementara tahun kemarin hanya mencapai 520 penderita. Dengan adanya peningkatan tersebut, Sleman perlu mewaspadai KLB DBD dan virus zika.

"Surat edaran sudah kami keluarkan beberapa waktu yang lalu. Apalagi sekarang ini sudah ada negara yang positif terkena virus zika. Sehingga kami meminta kepada masyarakat untuk waspada KLB DBD dan virus zika karena penyebabnya sama dari nyamuk aedes aegepty, " kata Mafilindati saat melakukan gerakan Jumat bersih di Kragilan Sidoluhur Godean, Jumat (02/09/2016).

Dalam kegiatan kemarin dinas kesehatan, petugas Puskesmas Godean I dan satgas kader kesehatan andalan cilik (kancil) Puskesmas Godean I. melakukan pemantauan jentik. Hasil pemantauan tersebut, angka bebas jentik 87, 15 persen, sedangkan idealnya 95 persen.

Lebih lanjut dikatakan, dalam rangka mencegah mencegah DBD dan virus zika adalah pemberian informasi yang benar tentang penyakit DBD dan virus zika. Khusus penyakit zika, petugas dari dinas kesehatan juga memberikan informasi tentang cara penularan, kelompok beresiko dan cara pencegahan penularan. (Sni)

BERITA REKOMENDASI