Solidaritas Olivia Marbun, Masyarakat Tabur Bunga di Sungai Boyong

SLEMAN (KRjogja.com) – Puluhan masyarakat dari Aliansi Lereng Merapi yang merasakan keprihatinan atas kematian Intan Olivia Marbun (2) gadis kecil yang meninggal akibat bom di Gereja Oikumene Samarinda, Selasa (15/11/2016) menggelar aksi solidaritas di kawasan Sungai Boyong Sleman. Mereka menabur bunga di sungai sembari berharap tidak terjadi lagi aksi teror yang merenggut nyawa masyarakat Indonesia.

Pambudi Sulistyo salah satu perwakilan masyarakat mengatakan kematian Intan merupakan sebuah kepedihan bersama seluruh masyarakat Indonesia. Menurut dia, aksi yang sangat kecil ini merupakan bentuk ungkapan keprihatinan mendalam mengapa masih saja negara kecolongan dengan aksi teror yang bisa merenggut nyawa warga.

"Sudah terlalu terlambat sebetulnya dan kecil gunanya aksi solidaritas yang kita lakukan. Kita semua yg mengklaim sebagai silent majority yang toleran dan cinta damailah yang paling berdosa sampai persitiwa ini bisa terjadi," terangnya.

Dalam aksi tersebut masyarakat Lereng Merapi juga mengirim rasa dukacita mendalam bagi orang tua Intan yang pasti tak akan pernah menyangka kehilangan puteri kecil dalam keadaan seperti itu. "Diiringi doa penuh kasih sayang dan persaudaraan untuk orang tua Intan Olivia Marbun, kami mengajak masyarakat bergerak dengan Progresif dan Membumi dalam memperjuangkan  toleransi, perdamaian dan kebhinekaan," imbuhnya.

Tak hanya itu, mereka juga kembali mengingatkan indahnya Kebhinekatunggalikaan yang dirasa mulai tergerus habis akhir-akhir ini. "Kita harus kedepankan tolerasi dan Bhineka Tunggal Ika dalam setiap segi kehidupan di bangsa Indonesia ini, dan kami berharap pemerintah menangani betul hal ini dan tak lagi membiarkan muncul korban-korban berikutnya," pungkasnya.

Intan Olivia Marbun sendiri meninggal dunia dalam perawatan di rumah sakit akibat luka bakar yang cukup parah di tubuhnya. Ia menjadi korban atas sebuah bom yang dilemparkan di depan gereja Minggu (13/11/2016) pagi lalu. (Fxh)

 

BERITA REKOMENDASI