Sosialisasi Keistimewaan DIY di Joglo Tani

SLEMAN (KRjogja.com) – Ketua Forum Keistimewaan untuk Kesejahteraan (FKK) KPH Wironegoro mengadakan sosialisasi Keistimewaan Daerah Istimewa Yogyakarta di pendopo Joglo Tani, Margoluwih, Seyegan, Sleman, Kamis (19/12/2013). Ratusan peserta seperti dari ketua RT/RW dan perangkat desa di Margoluwih, tamu yang sedang datang di Joglo Tani dan masyarakat umum.

Dalam kesempatan ini  KPH Wironegoro menegaskan, jika  dana keistimewaan akan digunakan untuk kesejahteraan masyarakat dan kebudayaan yang ada di DIY. Pihaknya terus rutin mensosilisasikan seputar penggunaan dana keistimewaan,  dalam sehari dapat dua sampai tiga tempat. "Masyarakat bisa mengajukan dana keistimewaan, misalnya digunakan untuk memajukan kebudayaan dan kearifan lokal cirikhas Yogyakarta,” jelasnya.

Salah satu pembicara  KRT Yudohadiningrat banyak memaparkan sejarah perjuangan di Yogyakarta seperti sebelum dan sesudah 11 Maret 1949. Tidak ketinggalan perjuangan sampai akhirnya disahkan
UU Keistimewaan pada 30/08/2013 lalu. Sedangkan peserta sosialisasi FKK, Heru P mengaku mendapat banyak wawasan dan pengalaman mengikuti kegiatan ini. Apalagi ada sesi tanya jawab, layaknya jarring aspirasi. “Ke depan ada rencana juga kami dapat mengajukan dana terutama untuk bidang kebudayaan,” ungkap Heru. (Yan)

BERITA REKOMENDASI