Sri Purnomo Belum Diikutkan Vaksinasi Kedua

Editor: Ivan Aditya

SLEMAN, KRJOGJA.com – Bupati Sleman Sri Purnomo belum akan diikutkan pada suntikan kedua vaksinasi Covid-19. Kebijakan ini diambil setelah Dinkes Sleman berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan dan Dinkes DIY. Sesuai dengan pedoman Kemenkes, bagi yang sudah positif Covid-19 tidak perlu diikutkan program vaksinasi.

Kepala Dinas Kesehatan Sleman Joko Hastaryo mengatakan, setelah melakukan koordinasi, Bupati belum diikutkan vaksinasi kedua yang dijadwalkan dua pekan setelah suntikan pertama dilakukan. ”Untuk Bupati, suntikan keduanya tidak ikut rombongan yang dua minggu setelah suntikan pertama,” jelas Joko.

Joko mengungkapkan, mengacu pada pedoman Kemenkes, bagi yang sudah positif Covid-19 tidak perlu diikutkan program vaksinasi. ”Namun kalau Bupati tetap mendapatkan vaksinasi, hal itu juga tidak menyalahi. Pemberian vaksinasi kepada orang yang positif tetap akan meningkatkan imun seseorang. Setelah diberikan vaksinasi, kekebalan akan semakin baik,” jelasnya.

Joko menambahkan, Dinkes Sleman juga telah mendapatkan rekomendasi dari pakar terkait langkah vaksinasi selanjutnya terhadap Bupati. Pakar menyarankan agar Bupati tetap diberikan suntikan kedua untuk memberikan kepercayaan kepada masyarakat. ”Tidak masalah yang vaksin pertama tidak ada hubungannya dengan Covid-19 pada Pak Bupati,” tandas Joko.

Sementara itu, Bupati Sri Purnomo mengaku, saat ini kondisinya dalam keadaan baik. Selama dinyatakan positif Covid-19, tetap melakukan aktivitasnya di Rumah Dinas Bupati secara virtual. Bupati tidak bisa memastikan kapan terpapar virus Korona. Mengingat saat dilakukan vaksinasi, kondisi tubuhnya dalam keadaan sehat dan dinyatakan negatif saat swab antigen.

”Orang yang telah mendapatkan suntikan pertama vaksinasi Covid-19 masih bisa terpapar Covid-19. Imun yang terbentuk belum bisa maksimal tanpa adanya suntikan kedua,” tutupnya. (Aha)

BERITA REKOMENDASI