Sri Purnomo Keluarkan SK Badan Promosi Pariwisata Sleman

SLEMAN (KRjogja.com) – Bupati Sleman Sri Purnomo akhirnya menandatangani  surat keputusan  keanggotaan unsur penentu kebijakan Badan Promosi Pariwisata Sleman  untuk masa kerja tahun 2016 – 2020.  Surat keputusan sekaligus pengangkatan kepada  7 personal BPPS dusampaikan oleh Kepala Dinas  Kebudayaan dan Pariwisata Kabuputen Sleman,  Ayu Laksmi Dewi, kepada perwakilan BPPS, Guntur Eka Prasetya SH,MKn , Kamis (29/9) di ruang Golong Gilig Disbudpar Sleman.

Ayu Laksmi menegaskan BPPS merupakan konsekuensi dari Undang Undang Pariwisata yang antara lain memungkinkan suatu daerah potensial pariwisata  membentuk suatu badan promosi.  "Tujuannya untuk bersinergi dengan pihak lain yang terkait, agar pariwisata makin menyejahterakan rakyat," tegasnya.

Dijelaskan pula, BPPS sebagai lembaga independen dibentuk tahun 2011-2015. Dilanjutkan kepengurusan baru, masa kerja 2016-2020, yang karena terkendala banyak peraturan maka baru saat ini mendapat kepastian melalui surat Keputusan Bupati Sleman Nomor: 45.1/Kep.KDH/A/2016.

Sedang Guntur Eka Prasetya yang disepakati forum sebagai Ketua BPPS 2016-2020 menyatakan siap  menyusun program promosi pariwisata dan melaksanakan sinergis dengan stakeholder. Siap  mengeksplorasi potensi wisata melalui promosi dengan menjalin jejaring dengan pelbagai pihak.

" Kabupaten Sleman kaya akan potensi pariwisata, jadi tak ada alasan untuk pesimis meski persaingan industri wisata makin ketat,"  tegasnya.

Anggota BPPS 2016-2020, selain Guntur Eka Prasetya yang mewakili Asosiasi Profesi Kepariwisataan bersama  Ruby M Aris, SPd, SE, MPd, Jajang Suhendar AMd, Muhaiminul Adlil Haq, Sarwoto Dwi Admojo, Dra Esti Susilarti MPd ( wakil media massa) dan Arif Dwi Saputro SS, MM (wakil akademisi). (*)

BERITA REKOMENDASI