Status Merapi Waspada, Babinsa Gencarkan Ronda Malam

SLEMAN, KRJOGJA.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan BPPTKG telah resmi menaikkan status Gunung merapi dari status normal menjadi waspada tingkat dua setelah terjadi erupsi freatik sehingga terjadi hujan abu di desa sekitar.

Kondisi ini membuat warga di lereng merapi trauma dan panik akibat letusan yang terjadi seperti tahun 2010. Padahal, BPBD Sleman mengumumkan warga tidak usah panik namun tetap waspada terhadap ancaman erupsi merapi dan tetap beraktivitas seperti biasa.

Karena itu, Babinsa Pakembinangun Koramil 02/Pkm Dodim 0732/Sleman Serma Efendi dengan sigap melaksanakan patroli ronda malam dan mengingatkan kepada semua warga yang ada di padukuhan untuk melaksanakan siskamling atau ronda malam. Hal ini guna mengantisipasi apabila merapi erupsi mereka bisa membangunkan warga lain agar bersiap untk mengungsi.

"Ronda malam dimaksudkan agar semua masyarakat bisa mengantisipasi bencana erupsi merapi dengan bijak dan tanpa panik. Tentunya untuk menghindari jatuh korban apabila Erupsi Merapi terjadi," ungkap Serma Efendi.

Serma Efendi mengaku senang warga merespons positif dan mematuhi arahan Babinsa Pakembinangun. Selain itu, warga merasa tenang dan hal ini sebagai bentuk kemanunggalan TNI dengan rakyat. (*)

BERITA REKOMENDASI