Status Tanggap Darurat Diperpanjang, Warga Lereng Merapi Siap Mengungsi

SLEMAN, KRJOGJA.com – Status tanggap darurat Gunung Merapi diperpanjang hingga 31 Januari 2021. Perpanjangan status tanggap darurat ini berdasarkan hasil pemantauan aktivitas Gunung Merapi dari Balai Penyeledikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) tanggal 18-24 Desember telah terjadi peningkatan aktivitas vulkanik. Sehingga aktivitas Gunung Merapi tetap pada status Siaga (Level III).

Dalam Keputusan Bupati Sleman Nomor 94.98/Kep.KDH/A/2020 dinyatakan bahwa, potensi bahaya saat ini berupa guguran lava, lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dan awan panas sejauh maksimal 5 km. Sehingga Pemkab Sleman direkomendasikan untuk melakukan mitigasi bencana akibat letusan gunung berapi yang bisa terjadi setiap saat.

“Terdapat sekitar 240 pengungsi yang merupakan kelompok rentan di barak pengungsian Glagaharjo yang harus dipenuhi kebutuhan dasarnya,” kata Bupati dalam surat edaran tersebut.

BERITA REKOMENDASI