Suami Istri Kendalikan Peredaran Sabu dari Balik Penjara

Editor: Ivan Aditya

SLEMAN, KRJOGJA.com – Satuan Resnarkoba Polres Sleman berhasil mengungkap kasus peredaran narkoba yang dikendalikan oleh seorang tahanan di balik jeruji sel. Jaringan ini melibatkan pasangan suami istri ATH (34) dan LE (31) warga Sucen Triharjo Sleman. Dari tangan jaringan ini berhasil diamankan belasan gram sabu dan puluhan butir pil koplo.

Polisi sebelumnya telah menangkap ATH (34) empat bulan lalu dalam kasu peredaran narkoba. Walau telah dijebloskan ke dalam penjara namun tersangka masih bisa mengendalikan peredaran narkoba dengan menggunakan jasa istrinya.

Kapolres Sleman, AKBP Rizky Ferdianysah mengatakan saat ini ATH talah berstatus sebagai terdakwa dan kasusnya telah disidangkan. LE dianggap terlibat lantaran membantu sang suami untuk mengambil paket sabu yang diantarkan oleh seorang kurir ke tempat kerjanya di kawasan Sleman.

Barang haram tersebut setelah diterima lalu diantarkan LE kepada suaminya di tahanan. Pada saat tersanka mengunjungi suaminya untuk mengantarkan paket tersebut, saat itu juga ia berhasil diamankan.

"Istrinya suruh ngambil paketan. Ia disuruh suami lewat handpone, soalnya suaminya masih ditahan dan akan menjalankan sidang ke duanya," ungkap Rizky Ferdianysah di mapolres Sleman, Rabu (27/03/2019).

Dari tangan tersangka berhasil diamankan 28 paket shabu yang terbungkus palastik klip dilakban coklat dan dibungkus palastik warna hitam dengan berat sekitar 15,58 gram. Selain itu ditemukan pula 20 butit pil Alprazolam, 1 unit HP merk Asus warna hitam berikut SIM card di dalamnya.

“Menurut pengakuan tersangka ATH, barang yang diantar istri LE akan dikonsumsi sendiri. Tapi kayanya tidak mungkin kalau dikonsumsi sendiri, ini bisa jadi bisa diedarkan juga," tambahnya.

Selain membongkar jarinngan peredaran sabu tersebut, petugas juga berhasil menangkap pelaku dalam kasus lain penyelahgunaan narkoba yakni JU (34) warga Surakarta Jawa Tengah (Jateng) dan SLP (25) warga Banjarsari Sleman. JU yang merupakan pengedar ditangkap terlebih dahulu dengan barang bukti 16 paket shabu yang terbungkus plastik klip dengan berat kurang lebih 74,93 gram.

Dari pengakuan tersangka diketahui jika ia menjual barang haram itu kepada SLP. Petugas segera memburu SLP dan akhirnya berhasil menangkapnya berikut sabu seberat kurang lebih 0, 28 gram. (Ive)

BERITA REKOMENDASI