Sulap Jalan Jadi Panggung Kesenian

SLEMAN (KRjogja.com) – Jalan Godean km 7 hingga Pasar Godean mendadak macet total, Minggu (28/8) sore. Sepanjang jalan Godean km 7 memang sengaja ditutup karena pawai merti desa se Kecamatan Godean 2016 yang terpusat di Desa Sidoagung.

Jalan beraspal sepanjang 3 km diubah menjadi bak panggung kesenian bagi warga Godean. Sejumlah kesenian warga dipanggungkan disana. Mulai dari jathilan, reog hingga kirab bergodo yang disambut antusias oleh masyarakat yang memadati rute sepanjang 3 km.

Sejumlah replika hewan berukuran besar, pun jadi sorotan. Seperti yang dibuat oleh Ar Rokhim Mosque Community (AMC). Pemuda masjid Ar Rokhim ini mengarak replika semut berukuran besar yang menjadi lambang gotong-rotong masih melekat erat di setiap warga Sidoagung.

Masih banyak lagi replika, ogoh-ogoh yang memperlihatkan kreatifitas warga Godean, khususnya Sidoagung dalam berkesenian. Semangat mereka pun tak surut meski hujan deras mengguyur hampir 1 jam lamanya sebelum pawai di berangkatkan dari tempat start di Lapangan Klajuran.

"Antusiasme warga luar biasa, ini memperlihatkan kecintaan warga pada kesenian. Jiwa seni dan melestarikan budaya melekat erat," ujar Koordinator Pawai Merti Desa, Sukiman Hadiwidjoyo. (*-21)

BERITA REKOMENDASI