Sultan HB X Resmikan Kampung Flory

SLEMAN, KRJOGJA.com – Gubernur DIY Sri Sultan HB 10 berharap seluruh desa mampu berkembang secara mandiri dan berbudaya. Manfaatkan setiap potensi yang ada untuk pemberdayaan masyarakat.

Hal itu diungkapkan Sultan saat meresmikan Kampung Flory di Desa Tridadi Kecamatan Sleman, Minggu (29/04/2018). Hadir dalam kesempatan tersebut Bupati Sleman Sri Purnomo, Kepala Perwakilan BI DIY Budi Antoni.  

Selain peresmian juga sekaligus sosialisasi Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT) berupa implementasi elektronik alat bayar non tunai dari empat bank. BRI, BNI, BPD DIY dan Bank Mandiri sebagai fasilitas pengunjung Kampung Flory.

Sultan mencontohkan objek wisata yang pengelolaannya dilakukan oleh anak muda masyarakat setempat dan mampu berkembang dengan baik. Seperti Taman Tebing Breksi, Mangunan dan Nglanggeran.

"Dengan melibatkan generasi muda. Maka secara otomatis desa wisata di wilayah tersebut, telah mampu membuka lapangan pekerjaan. Dan itu otomatis mampu mengurangi angka pengangguran," ujarnya.

Sultan berharap kepada pengelola Kampung Flory agar bisa memanfaatkan bantuan yang sudah diberikan ini dengan baik. Mulai dari pengembangan organisasi hingga management.

"Saya berharap bantuan ini dapat betul-betul bisa membawa manfaat bagi pengembangan ekonomi desa. Dan tentunya di masyarakat sekitar," ujarnya.

Pembina Kampung Flory Sudihartono mengatakan, awal mula pengembangan Kampung Flory ini karena selama ini masyarakat Desa Tridadi khususnya generasi muda kurang berminat di sektor pertanian. Agar bisa lebih memberikan manfaat lebih luas.

"Lalu kita kembangkan outbond. Seluruh karyawan adalah anak muda dan masyarakat sekitar. Saat melayani pembeli mereka menggunakan pakaian adat. Harapannya dalam berkomunikasi juga menggunakan Bahasa Jawa," katanya. (Awh)

BERITA REKOMENDASI