Sungguh Teganya..Anak Profesor PTN Jogja Tipu Teman Kuliah Rp 1,9 M

Editor: KRjogja/Gus

SLEMAN, KRJOGJA.com – Tiga orang anggota keluarga dari seorang guru besar salah satu Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di Yogyakarta terjerat tindak pidana penipuan jual-beli tanah. Dalam kasus ini, korban yang tak lain adalah teman masa kuliah salah satu tersangka mengalami kerugian mencapai Rp 1,9 miliar.

"Kita sudah menetapkan tiga orang tersangka. Satu orang sudah dilakukan penahan oleh direktorat kriminal umum," kata Kabid Humas Polda DIY, Kombes Pol Yulianto saat jumpa pers di Mapolda DIY. Rabu (07/08/19).

Mereka yang ditetapkan sebagai tersangka berinisial DKH (44) berstatus PNS, GTN (37) dan RH (71). Penipuan ini dengan cara menawarkan sebidang tanah namun setelah di cek ternyata tanahnya tidak ada. 

Menurut Direktur Reserse Kriminal Umum Polda DIY Kombes Pol Hadi Utomo, kasus ini berawal pada November 2017, saat DKH menawarkan tanah seluas 3.431 meter persegi kepada korban, Setya Ningsih (44) dan suaminya. Tanah yang berada di wilayah Purwomartani, Kalasan, Sleman tersebut ditawarkan dengan harga Rp 1,5 juta per meter.

Tersangka GTN ditahan Polda DIY atas kasus penipuan jual-beli tanah Rp 1,9 miliar. Foto: Evi Nur Afiah.

Sepekan kemudian, DKH bersama RH dan GTN mengajak korban untuk melihat ke lokasi tanah yang berupa lahan pekarangan. Akhirnya mereka menyepakati jual-beli tanah seluas 1.400 meter persegi dengan harga sesuai dengan penawaran awal. Transaksi yang disepakati 2,1 miliyar. dan korban sudah membayar 1,925 miliyar," ucap Utomo.

Utomo menambahkan yang menarik dikasus ini, profil dari pelaku adalah seseorang yang memiliki status sosial yang cukup bagus. "Harus berhati-hati jangan mudah percaya. Harga tanah di Yogya semakin hari semaki meningkat. Dan ternyata ini yang menjadi peluang untuk orang yang akan memanfaatkanya yaitu dengan cara melawan hukum," jelasnya.

Lebih lanjut, status sosial seseorang ternyata bisa disalah gunakan. Utomo mengimbau masyarakat jangan mudah terkecoh. "Penipu bukan lagi orang pengangguran. Karena orang bisa tertipu karena profil orang yang menawarkan," imbuhnya.

Baca juga:

Pengacara Janda Cantik Dihamili Oknum Polisi Cabut Surat Kuasa
Hamili Pacar, Oknum Polisi Dilaporkan ke Polda DIY

Saat ini Polda DIY baru mengamankan tersangka GTN (anak dari guru besar). Selanjutnya ke dua tersangka lain segera dilakukan penahanan. Kasus tersebut masih dalam pengembangan.

Sementara itu, korban Setya Ningsih ( 44) warga Sleman mengaku tergiur dengan penawaran tersebut karena seorang tersangka adalah teman kuliahnya. "Teman kuliah saya dulu di UGM, dan itu kan bapaknya itu dia guru besar di PTN di Yogya, reputasi bapaknya bagus," pungkasnya. (Ive)
  

 

BERITA REKOMENDASI