Suparno Raih Fortuner Undian BPD DIY

Editor: KRjogja/Gus

SLEMAN, KRJOGJA.com – Bank Pembangunan Daerah (BPD) DIY menggelar malam pengundian hadiah bagi nasabah tabungan Sutera dan Sutera Emas, Jumat (9/3/2018) di Ballroom The Alana Hotel. Acara berlangsung meriah dengan menghadirkan penyanyi solo pria terbaik Indonesia tahun 2017, Tulus. 

Acara dimulai dengan pengundian hadiah berupa 10 LED TV, 10 mesin cuci, 10 lemari es, 5 Honda Beat. Lima pemenang Honda Beat akhirnya didapatkan oleh nasabah Diah Ariani, Retno Sulistyo Wardani, Hudoyo, Suprihatin dan Minari. 

Sementara, pengundian hadiah utama berupa mobil Toyota Fortuner dilakukan langsung oleh Bupati Sleman Sri Purnomo dengan didampingi jajaran Direksi BPD DIY dan Walikota Yogyakarta Haryadi Suyuti. Setelah dilakukan pengundian menggunakan bola sembilan tabung, muncul nama satu nasabah yakni Suparno dari cabang Imogiri Bantul. 

Keseruan pun tampak di Ballroom Alana malam ini setelah nama pemenang resmi keluar di layar besar. Penyerahan simbolis kunci mobil dilakukan oleh Sri Purnomo pada pimpinan cabang Bank BPD DIY Bantul yang nantinya bakal menyerahkan pada pemenang, Suparno. 

Bambang Setiawan Direktur Utama BPD DIY ditemui wartawan di sela acara mengungkap acara puncak Konser Istimewa Bersama Tulus dalam rangka pengundian Grand Prize Hujan Hadiah Tabungan Sutera dan Sutera Emas sengaja dibuat untuk menghibur nasabah di DIY. “Kami ingin mengapresiasi nasabah yang terus percaya pada Bank BPD DIY, salah satunya dengan menggelar pengundian hadiah yang kali ini hadiah utamanya Toyota Fortuner. Kebahagiaan bagi kami bisa mewujudkan apresiasi pada nasabah kami,” ungkapnya. 

Bank BPD DIY menurut Bambang telah memasuki masa baru misalnya digital banking yang bisa mempermudah pergerakan nasabah di manapun berada. “Kami menyesuaikan masa yang saat ini serba digital, itu pula kami memilih Tulus sebagai bintang penghibur karena mewakili generasi jaman now,” pungkasnya. 

Sementara, Tulus yang tampil bersama band pengiringnya mampu menghangatkan Ballroom Alana dengan lagu-lagu hitsnya. Teman Tulus yang memenuhi Alana pun menikmati malam dengan perasaan yang teraduk syair dan irama lagu pelantun Gajah ini. 

Hits macam Jangan Cintai Aku Apa Adanya nyatanya masih mampu membuat penonton melantunkan koor di tengah lagu. “Selamat malam Yogyakarta, saya senang menyanyi di Yogya bersama teman-teman semua dan semoga membawa senyum sepulang dari sini,” ungkapnya mengakhiri lagu tersebut. 

Tak berhenti di situ, lagu Monochrome, Ruang Sendiri dan Tukar Jiwa pun melanjutkan syahdunya malam Sabtu kali ini. Tulus sempat mengajak dua nasabah BPD DIY maju untuk menyanyikan lagu 1000 Tahun Lamanya dan Gajah dan kemudian diajak selfie bersama. 

1000 Tahun Lamanya pun dinyanyikan setelah kedua nasabah turun dari panggung. Lagu Pamit yang dinanti-nanti akhirnya dibawakan berhasil membawa suasana galau di Alana malam ini. 

Namun suasana seketika berubah saat Tulus membawakan lagu Teman Hidup yang beraroma romantis diikuti lagu Sewindu dan ternyata berhasil membuat seluruh hadirin bernyanyi. Malam puncak Konser Istimewa Bersama Tulus dalam rangka pengundian Grand Prize Hujan Hadiah Tabungan Sutera dan Sutera Emas pun berakhir dengan luar biasa. (Fxh)

BERITA REKOMENDASI