Supriyanto Bertemu Agus Kholik, Sinyal PDIP dan PKB Koalisi di Sleman?

SLEMAN, KRJOGJA.com – Supriyanto, bakal calon bupati Sleman dari PDI Perjuangan diketahui menjalin komunikasi dengan Agus Kholik beberapa waktu terakhir. Keduanya diketahui bertemu di Puri Mataraman Sleman, lokasi wisata yang dikelola Agus selama ini 

Ketika dikonfirmasi, Supriyanto mengatakan hubungan dengan tokoh NU memang sudah sejak lama dijalin. Masa pergerakan aktivis beberapa tahun silam dan waktu kampanye Jokowi di Pilpres 2014 dan 2019 menjadi titik komunikasi yang diakuinya terus berjalan hingga kini. 

Supriyanto yang akrab disapa Antok Gajah mengakui pertemuan dengan Ketua DPC PKB Sleman Agus Kholik tidak sengaja. Ia mengatakan tak mendesain pertemuan yang berakhir dengan perbincangan santai mengarah pada dunia politik. 

"Kita ketemu tidak sengaja, saya lagi makan bersama istri dan nemani anak bermain di Puri Mataram Sleman ternyata ada mas Agus Kholik. Ya kita ngobrol santai tentang banyak hal, namanya juga orang politik ketemu dimana saja ya bisa ngobrolnya nyrempet soal politik juga,” ungkapnya pada media Rabu (8/1/2020). 

Disinggung mengenai kemungkinan koalisi PDI Perjuangan dan PKB dengan duet Supriyanto-Agus Kholik ini tak menampik peluang tersebut. Proses internal di masing-masing partai yang sedang dijalani, termasuk di PDI Perjuangan dan PKB masih terus dijalani dan kemungkinan tersebut masih sangat bisa terwujud. 

“PDI Perjuangan masih di DPP, PKB juga demikian Nanti kita lihat saja hasilnya bagaimana, kalau saya sama mas Agus memang ada kedekatan emosional, usianya juga hampir sama, kita lebih banyak ngobrol tentang isu toleransi, sejarah kaum nasionalis dengan Islam dan pemberdayaan BUMDes karena kebetulan mas Agus berhasil dan punya pengalaman dalam pemberdayaan desa terlebih menteri desa kan selalu dari PKB,” pungkas dia. 

Di Pilkada Sleman 2020 sendiri mulai bermunculan nama untuk menjadi bakal calon bupati-wakil bupati. Selain Supriyanto muncul pula nama Mumtaz Rais hingga incumbent Sri Muslimatun. 

Namun demikian, dari partai yang berhak mengusung calon, belum ada nama yang dimunculkan hingga saat ini. Diprediksi, nama-nama baru akan muncul sebelum Juni 2020 mendatang, sebelum pendaftaran calon. (Fxh)

BERITA REKOMENDASI