Survei UGM, Sebut Mayoritas Warga DIY Setuju Keputusan New Normal

Editor: Ivan Aditya

SLEMAN, KRJOGJA.com – Magister dan Doktor Kepemimpinan dan Inovasi Kebijakan (MDKIK) UGM melakukan survei daring persepsi masyarakat DIY terkait pencegahan penularan Covid-19, 26-28 Mei 2020 ini. Diketahui mayoritas responden (60 persen) dari total 492 orang setuju keputusan penerapan new normal di DIY.

Anggota tim survei, Satria Aji Imawan mengatakan 60 persen responden dari lima kabupaten/kota DIY setuju penerapan skema new normal. Adanya persyaratan penerapan protokol kesehatan sebagai ikutan dari skema new normal pun diterima oleh responden.

“60 persen responden setuju new normal dengan pembukaan atau pelonggaran kegiatan ekonomi masyarakat dan tempat ibadah. Konsekuensi protokol kesehatan dan kebersihan juga disetujui,” ungkapnya pada wartawan melalui rilis tertulis, Jumat (29/05/2020).

Rinciannya, 61,8 persen responden setuju penerapan protokol kesehatan dan 28,5 persen lainnya tidak setuju sementara sisanya setuju dengan protokol biasa. 72,8 persen juga diketahui mengingingkan dibukanya tempat ibadah yang selama tanggap darurat ditutup.

“Dari survei tersebut juga didapatkan data 65 persen responden yang menginginkan kembali dibukanya sekolah dan kampus,” imbuhnya.

Guru Besar Bidang Kebijakan Publik dan Kependudukan UGM, Prof Muhadjir Darwin mengatakan survei yang dibuat tersebut memang belum mewakili seluruh kelompok masyarakat karena dilaksanakan secara daring. Namun demikian, survei itu layak menjadi bahan pertimbangan karena di lapangan, masyarakat mayoritas harus terus diingatkan untuk menaati himbauan mengenakan masker serta menjaga jarak saat beraktivitas. (Fxh)

BERITA REKOMENDASI