Tagana Sebagai Garda Terdepan Dalam Penanggulangan Bencana

Editor: KRjogja/Gus

SLEMAN, KRJOGJA.com – Wakil Gubernur DIY Paku Alam X menilai Taruna Siaga Bencana (Tagana) sebagai garda terdepan dalam hal penanggulangan bencana. Keberadaan mereka sangat penting karena juga bisa melatih masyarakat untuk mitigasi bencana.

"Penanggulangan bencana itu tidak dapat disamakan antara satu dengan yang lain. Melainkan harus berbasis masyarakat. Menyesuaikan kondisi masyarakat setempat. Basis Tagana adalah masyarakat, untuk itu keberadaannya sangat penting dalam hal penanggulangan bencana," kata Wagub dalam Apel Siaga dalam Rangka HUT Tagana Ke-15 di Lapangan Selomartani Kalasan Sleman, Minggu (17/3).

Upaya mitigasi bencana menurut Wagub wajib dimiliki seluruh lapisan masyarakat. Baik anak-anak, remaja maupun orangtua. Generasi muda juga diharapkan dapat bergabung dalam Tagana, karena keberadaannya mereka ada di pelosok desa.

Tujuan dari penanggulangan bencana, tentu saja untuk mengurangi resiko dan menekan dampak. Segala aspek dan proses upaya bertujuan untuk memberikan perlindungan masyarakat dari ancaman bencana. "Mitigasi bencana harus dilakukan secara terencana, terpadu, terkoordinasi dan menyeluruh. Agar masyarakat paham akan peran dan fungsi mereka. Masyarakat juga akan menjadi masyarakat yang lebih mandiri, kuat dan sigap saat ada bencana. Tidak bergantung kecuali dalam kondisi khusus," urai Wagub.

Kepala Dinas Sosial DIY Untung Sukaryadi mengatakan, DIY memiliki potensi bencana besar. Tagana diharapkan dapat selalu mengasah ketrampilan dan berupaya sosialisasi pengurangan bencana kepada masyarakat. "Apel ini juga bisa sebagai ajang silaturahmi antara personil Tagana yang ada di Yogyakarta," katanya.

Apel Siaga ini diikuti 1.000 personil. Baik Tagana, perwakilan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kabupaten/kota, Kampung Siaga Bencana, pramuka, pelajar, masyarakat hingga difabel siaga bencana (difagana). Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan simulasi penangan bencana gempa bumi dan pengukuhan Kampung Siaga Bencana (KSB) Desa Selomartani oleh Bupati Sleman Sri Purnomo. (Awh)

 

 

BERITA REKOMENDASI