Tak Bawa KTP Langsung Sidang

SLEMAN (KRjogja.com) – Ratusan warga terjading dalam operasi yustisi, Selasa (9/8/2016). Mereka adalah masyararakat yang tengah melintas di sepanjang Ring Road Utara tepatnya di depan Kantor Kecamatan Depok. Petugas dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) langsung memeriksa identitas. Terutama Kartu Tanda Penduduk (KTP).

Dari ratusan warga tersebut, 52 diantaranya terpaksa menjalani sidang ditempat. Petugas dari Pengadilan Negeri (PN) Sleman dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Sleman juga tampak siaga disana.

Pantauan KRjogja.com, petugas menghentikan pengendara untuk selanjutnya diminta menunjukkan KTP. Dari mereka yang terkena razia, kebanyakan memang tidak dapat menunjukkan KTP. Mulai dari lupa tidak membawa, KTP mati hingga tidak tidak memiliki KTP.

"Saat ditanya kenapa tidak membawa KTP, alasannya banyak. Tapi rata-rata karena dompetnya tertinggal. Padahal kartu identitas itu, semestinya melekat. Baik itu KTP maupun SIM," kata Kepala Seksi (Kasie) Penyuluhan Pembinaan dan Pengawasan (P3) Satpol PP Slema, Rusdi Rais.

Mengenai lokasi operasi yustisi, Rusdi mengatakan jika Kecamatan Depok termasuk daerah yang padat penduduk. Selain itu pendatangnya juga banyak. Selain melakukan razia, petugas juga sekaligus memberikan sosialisasi kepada masyarakat. Agar tetap membawa kartu identitas kemana saja mereka pergi. Bagi warga yang terjaring razia, rata-rata terkena denda antara Rp 20-Rp 30 ribu. (Awh)

BERITA REKOMENDASI