Takmir Masjid Vaksin Massal di BBPPMPV Seni dan Budaya

Editor: Ivan Aditya

SLEMAN, KRJOGJA.com – Sebanyak 524 takmir masjid di wilayah Sleman mendapat vaksin Covid-19 yang dilakukan secara massal di Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi (BBPPMPV) Seni dan Budaya, Kamis (22/04/2021). Pada saat bersamaan di tempat sama juga mendapatkan vaksin sebanyak 309 karyawan BBPPMPV Seni dan Budaya, 224 karyawan PPPPTK Matematika dan 174 guru dengan jumlah total lebih dari 1.200 orang.

Bupati Sleman Kustini saat meninjau langsung vaksinasi itu menjelaskan, takmir masjid termasuk menjadi prioritas untuk mendapatkan vaksin ini karena mereka termasuk pelayanan publik. Diharapkan dengan vaksin ini tidak akan muncul kluster-kluster baru di bulan Ramadhan.

Kustini yang didampingi Kepala BBPPMPV Seni dan Budaya, Dr Sarjilah MPd dan Kabag TU BBPPMPV Seni dan Budaya, Masrukhan Budiyanto MM menyaksikan langsung pelaksanaan vaksinasi itu dan sempat bergialog dengan peserta vaksin. Menurut Kustini, hingga kini sudah ada 1.500 takmir masjid yang telah divaksin dari target total 6.000 orang.

“Begitu ada suplai vaksin dari provinsi, langsung dilakukan secepatnya sehingga akan semakin banyak yang memperoleh vaksin di wilayah Sleman,” imbuhnya.

Di hadapan para peserta vaksin, Kustini menekankan bahwa mereka yang sudah divaksin bukan jaminan tidak akan terpapar Covid-19. Untuk itu harus tetap mematuhi protokol kesehatan. “Begitu keluar rumah harus tetap mematuhi prokes,” tegasnya.

Sedang Dr Sarjilah menyatakan, BBPPMPV Seni dan Budaya sebagai UPT di bawah Kemendikbud yang ada di wilayah Sleman berusaha membantu program vaksinasi Covid-19, khususnya di Sleman. “Untuk pelaksanaan vaksin kali ini kami memfasilitasi tempat dengan harapan mempermudah masyarakat sekitar untuk mendapatkan vaksin,” jelasnya.

Sarjilah lebih lanjut menyatakan, vaksinasi itu juga merupakan upaya memberikan perlindungan kepada pegawai dari merebaknya virus corona yang belum usai, sehingga diharapkan denga divaksin pegawai akan lebih tenang dan mantap dalam menjalankan tugas sebagai ASN di Kemendikbud.

Masyarakat antusias mengikuti vaksinasi di BBPPMPV Seni dan Budaya itu, bahkan ada sejumlah warga yang tidak mendapatkan undangan ikut datang. Dari peserta yang mendapat undangan vaksinasi, ada sejumlah orang yang batal mendapat vaksin karena tidak lolos screening kesehatan. Setelah 28 hari dari dosis pertama, peserta akan mendapat vaksin dosis kedua. (Jan)

BERITA REKOMENDASI