Talud 150 Meter Ambrol, Warga Tambakbayan Terancam

Editor: KRjogja/Gus

SLEMAN, KRJOGJA.com – Bangunan talud sepanjang 150 meter di sungai Tambakbayan Caturtunggal Depok Sleman, ambrol. Alhasil kondisi tersebut membahayakan warga yang tinggal di tepi tebing sungai tersebut.

Basuki Rachmat, Ketua RW 05 mengatakan kondisi tebing sungai ditambah curah hujan tinggi beberapa waktu belakangan membuat tanah di sekitar rawan longsor. Warga yang tinggal di rumah-rumah berdekatan dengan tebing pun terancam.

Kondisi tersebut menurut Basuki sudah berlangsung sekitar delapan tahun. “Tiap hujan deras warga waswas akan terjadi longsor, dan kalau banjir harus mengungsi. Longsor ini mengkhawatirkan, bahkan ada rumah-rumah yang bagian bawahnya nggerong, pondasinya sudah tidak menginjak tanah,” ungkap Basuki, Rabu (24/2/2021).

Sementara, Dukuh Tambakbayan, Widodo menambahkan sekitar 15 rumah yang terdampak akibat ambrolnya talud sungai Tambakbayan tersebut di mana sudah ada 4 sampai 5 rumah yang bagian bawahnya habis karena terkikis.

“Sekarang masih agak lumayan karena ada talud utama. Kalau talud utama itu kena bawahnya, banyak rumah yang akan ambrol. Ini mengkhawatirkan karena tiap saat bagian yang terkikis bertambah terus. Harapan kami segera diperbaiki,” lanjut Widodo.

BERITA REKOMENDASI