Tampung OTG, Aktivasi Rusunawa Gemawang Butuh Rp 200 Juta

SLEMAN, KRJOGJA.com – Sebagai langkah antisipasi melonjaknya pasien positif asimtomatik di shelter Asrama Haji, Pemkab Sleman menyiapkan Rusunawa Gemawang sebagai solusi. Saat ini, Pemkab Sleman juga telah mengalokasikan anggaran Rp 200 juta untuk aktivasi Rusunawa Gemawang per 1 Oktober mendatang.

Kepala Dinas Kesehatan Sleman Joko Hastaryo mengatakan, anggaran tersebut digunakan untuk berbagai keperluan di Rusunawa Gemawang. Mulai dari membeli kasur, alat kebersihan hingga tempat sampah medis dan non medis. “Kapasitas di Rusunawa Gemawang ada 76 kamar, tapi yang ada kasurnya baru 40,” terangnya, Selasa (29/9/2020).

Menurut Joko, aktiviasi Rusunawa Gemawang bergantung pada kapasitas yang tersedia di Asrama Haji. Saat ini kapasitas di Asrama Haji masih fluktuatif. Apabila kapasitas asrama mencapai 80 persen, segera dialihkan di Rusunawa Gemawang. Kebijakan ini untuk mengoptimalkan upaya isolasi mandiri terhadap pasien Covid-19 asimptomatik atau tanpa gejala.

BERITA REKOMENDASI