Tanah Kas Desa 8.000 Meter Persegi Segera Dibebaskan

Editor: Ivan Aditya

SLEMAN, KRJOGJA.com – Sekitar 8.000 meter persegi tanah kas desa di Tridadi Sleman dan Bangunkerto Turi akan dibebaskan oleh Pemkab Sleman. Sekarang ini tanah tersebut sedang diajukan izin ke Gubernur DIY. Rencananya tanah tersebut untuk pengembangan kantor Pemkab Sleman dan Kecamatan Turi.

Kabid Aset Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), Widodo AP MT menjelaskan untuk tanah kas desa di Bangunkerto Turi ada sekitar 4.000 meter persegi yang diajukan izin ke Gubernur DIY. Untuk tanah kas desa di belakang Rumah Dinas Bupati 931 meter persegi dan sisanya di belakang kantor DPRD Kabupaten Sleman.

"Totalnya ada sekitar 8.000 meter persegi yang sudah kami ajukan izin Gubernur DIY. Soalnya tanah kas desa yang akan dibebaskan atau dimanfaatkan, harus seizin dari Gubernur," jelas Widodo.

Diterangkan, pembebasan lahan di Bangunkerto, rencananya untuk pengembangan Kantor Kecamatan Turi. Sedangkan di Tridadi Sleman, untuk pengembangan komplek perkantoran Pemkab Sleman. "Lahan yang di Tridadi, bisa untuk pelebaran kantor, lahan parkir maupun jalan. Rencananya lahan itu akan kami bebaskan," ujarnya.

Untuk anggaran pembebasan sampai saat ini belum dianggarkan oleh BKAD. Ketika nanti izin dari Gubenur DIY turun, Pemkab Sleman akan segera menganggarkan. Hal itu untuk menghindari tidak terserapnya anggaran.

"Ketika izin sudah turun, pasti langsung kami anggarkan. Selain itu juga untuk menyesuaikan dengan harga tanah saat proses pembebasan," paparnya. (Sni)

BERITA REKOMENDASI