Tashoora Hibur Massa Aksi ‘Gejayan Memanggil’, Lawan Pelecehan Perempuan!

Editor: KRjogja/Gus

SLEMAN, KRJOGJA.com – Meski tak sebanyak aksi Gejayan Memanggil beberapa waktu lalu, ribuan mahasiswa dan unsur masyarakat turun ke jalan simpang tiga Colombo Gejayan, Senin (9/3/2020). Membuat panggung jalanan, mahasiswa yang melebur bersama masyarakat menyuarakan penolakan pada RUU Omnibuslaw.

Tashoora, band yang kini tengah naik daun bahkan ikut turun bersama massa aksi di lokasi. Gusti Arirang, Danang Joedodarmo dan Awan, tiga personil Tashoora tersebut terlihat di antara kerumunan massa dan menyampaikan ketegasan tujuan mereka ikut datang.

“Tujuan karena kita bagian dari rakyat ketika pemerintah kita anggap salah, kita anggap berkonsolidasi 24 jam sehari untuk menguasai resource negara ini, kita sebagai rakyat hal yang kita lakukan sebagai rakyat harus berkonsolidasi juga. Kita harus bisa melakukan hal serupa untuk bisa melawan itu semua,” kata Awan.

Gusti Arirang menimpali, kedatangan mereka ikut aksi Gejayan Memanggil Lagi merupakan usaha untuk menggagalkan RUU Omnibuslaw dan RUU Ketahanan Keluarga. “Kami di sini bareng-bareng berusaha menggagalkan omnibuslaw dan juga menggagalkan RUU ketahanan keluarga. Secara khusus kami bersama-sama berusaha menggagalkan usaha pemerintah yang mendiskreditkan atau melecehkan dan merendahkan peran perempuan,” tegas puteri kandung almarhum Djaduk Feriyanto ini.

BERITA REKOMENDASI