Tekan Jumlah Kasus di Sleman, Shelter Covid-19 Dibuka

Sementara Sekda Sleman, Harda Kiswaya, mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah bekerja sama mendirikan shelter Covid-19 di UII ini. Menurutnya Pemerintah Kabupaten Sleman melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman akan terus berkoordinasi dengan uii, agar kebutuhan operasional di shelter tersebut dapat terpenuhi.

“Ini contoh yang baik dari UII untuk menekan angka Covid-19 di Kabupaten Sleman,” ujarnya.

Joko Hastaryo menjelaskan bahwa ide pembentukan shelter ini berawal dari adanya klaster lebaran yang ada di Kapanewon Ngemplak. Maka dari itu kemudian muncul inspirasi untuk membuat shelter yang bertempat di wilayah Kapanewon Ngemplak. Dengan adanya shelter baru di UII ini diharapkan dapat memudahkan masyarakat yang berasal dari Kabupaten Sleman bagian utara untuk melakukan isolasi.

“Adanya shelter baru ini juga sangat membantu, karena shelter asrama haji sudah terisi 60 persen dan shelter Rusunawa Gemawang sudah penuh,” kata Joko.

Lebih lanjut Joko menyebutkan bahwa Dinas Kabupaten Sleman turut mengirimkan tenaga medis di shelter baru tersebut. Tenaga medis tersebut menurutnya talah berpengalaman bertugas di shelter asrama haji dan Rusunawa. (*)

BERITA REKOMENDASI