Tercatat Hingga September Ini, 10 Bayi Dibuang di Wilayah Sleman

SLEMAN, KRJOGJA.com – Dinas Sosial Sleman mencatat ada 10 peristiwa pembuangan bayi sejak Januari hingga September. Dari angka ini, enam di antaranya ditemukan dalam kondisi masih hidup.

Kabid Rehabilitasi Sosial Dinsos Sleman Wisnu Wardoyo mengatakan, enam bayi yang dibuang dalam kondisi hidup ditemukan di wilayah Ngemplak, Prambanan, Depok, Godean, Ngaglik dan yang ditinggalkan di RSUP Dr Sardjito. Tiga di antaranya saat ini sudah diambil lagi oleh pihak keluarga terkait.

“Untuk 4 bayi lainnya yang meninggal dunia, ditemukan di wilayah Cangkringan dan Maguwoharjo,” jelasnya kepada KRJOGJA.com, Kamis (22/10/2020) malam.

Menurut Wisnu, untuk bayi yang dibuang dalam kondisi hidup namun belum diketahui keluarganya saat ini masih dititipkan di lembaga yang ditunjuk. Selanjutnya, masih akan menunggu selama enam bulan untuk proses penyelidikan. “Jika dalam waktu enam bulan masih belum ada keluarga dari bayi, akan dilakukan adopsi melalui kelembagaan. Dalam hal ini nantinya melalui Dinsos Provinsi,” katanya.

Wisnu mengungkapkan, dalam beberapa kejadian, bayi yang dibuang ditemukan oleh warga sekitar lokasi. Namun hal ini tidak serta merta tidak membuat warga tersebut memiliki hak untuk mengambil bayi tersebut. Ada ketentuan khusus yang harus dilakukan yakni bayi harus diserahkan kepada Puskesmas, bidan maupun rumah sakit untuk memastikan keadaan bayi sehat. Setelah itu, Puskesmas harus menyerahkan ke pihak kepolisian untuk dilakukan penyelidikan.  Kemudian saat proses penyelidikan berlangsung, bayi akan diserahkan ke Dinsos Kabupaten dan Provinsi untuk dirawat.

BERITA REKOMENDASI