Tergiur Bisnis LPG, Mahasiswi Tertipu

Editor: Ivan Aditya

SLEMAN, KRJOGJA.com – Seorang mahasiswi warga Depok Sleman berinisial UN (23) menjadi korban penipuan, belum lama ini. Niat hati ingin mencari keuntungan dengan membuka pangkalan gas LPG, namun apes malah menimpa UN karena malah merugi Rp 37 juta. Kasus itu, saat ini dalam penyelidikan Polsek Depok Barat setelah korban melapor, Senin (01/01/2021) kemarin.

Kapolsek Depok Barat Kompol Rachmadewanto mengungkapkan, peristiwa yang menimpa korban bermula saat mahasiswi berparas cantik itu bertemu dengan seseorang berinisial DY (30). Keduanya bertemu pada November tahun lalu di Jogja Expo Center (JEC) dan DY yang juga warga Depok Sleman itu memberikan brosur tentang usaha gas LPG.

Saat berada di rumah, korban mempelajari brosur itu dengan ayahnya dan keduanya tertarik untuk bisnis LPG. Pelapor, langsung menghubungi DY menggunakan telepon rumah, bukan ponsel.

Dalam perbincangan di telepon tersebut, DY meminta korban agar datang ke rumahnya untuk menjelaskan bisnis LPG yang ditawarkan. “Beberapa saat kemudian, terlapor menghubungi korban untuk memberitahu jika ada pangkalan LPG yang akan dijual. Harga yang ditawarkan sebesar Rp 37 juta dan korban menyanggupi untuk membayarnya,” ungkap Kapolsek dikonfirmasi, Selasa (02/02/2021).

Korban juga sepakat membayar DP terlebih dahulu sebesar Rp 17 juta sebagai uang tanda jadi. Uang pelunasan sebesar Rp 20 juta, diberikan oleh korban dengan cara mentransfer melalui ATM di wilayah Demangan Baru. Namun rupanya, setelah waktu yang dijanjikan, pangkalan LPG tidak juga diberikan oleh terlapor.

Terlapor bahkan susah dihubungi sehingga korban memilih melaporkan kejadian itu ke polisi. “Kasus itu sampai saat ini masih kami selidiki,” pungkasnya. (Ayu)

BERITA REKOMENDASI