Teror Semprot Air Keras Sasar Goweser Cewek, Motif Masih Misterius

Editor: KRjogja/Gus

SLEMAN, KRJOGJA.com – Teror penyiraman air keras kepada pesepeda kembali terjadi di wilayah hukum Polres Sleman. Dalam dua hari, yakni Kamis (24/12) dan Jumat (25/12), terjadi dua aksi penyiraman di dua tempat berbeda. Polisi masih menyelidiki apakah dua kejadian itu dilakukan orang yang sama atau tidak.

Menurut keterangan, kejadian pertama menimpa pegowes bernama Marinda Amitia (30) warga Sardono Ngaglik, Sleman. Dia disiram air keras oleh pria misterius saat bersepeda pada Kamis (24/12) di Jalan Gito Gati Grojogan Pandowoharjo Sleman.

Kasus penyiraman air keras itu, saat ini masih dalam penyelidikan Satreskrim Polres Sleman. Kasat Reskrim Polres Sleman AKP Deni Irwansyah SIK saat dikonfirmasi wartawan, Jumat (25/12) membenarkan peristiwa itu. Dia menjelaskan saat ini petugas masih melakukan penyelidikan, setelah korban membuat laporan ke SPKT Polres Sleman.

“Korban sudah melapor dan saat ini kasus tersebut masih dalam penyelidikan. Korban juga sudah dimintai keterangan,” kata AKP Deni seperti dikutip dari harianmerapi.com.

Dari informasi yang dihimpun, peristiwa tersebut bermula saat korban bersama pegowes lainnya dan ayahnya Prof Dr Budi Wignyo Sukarto, mantan Warek UGM Bidang SDM, hendak bersepeda ke Borobudur, Kamis (24/12) pukul 05.50 WIB.

BERITA REKOMENDASI