Terungkap! PSK Tewas di Penginapan, Pelanggan Ternyata Mahasiswa

Editor: KRjogja/Gus

SLEMAN, KRJOGJA.com – Kasus tewasnya seorang Pekerja Seks Komersial (PSK) berinisial DP (41) di sebuah penginapan di wilayah Depok Sleman, terus bergulir. Setelah menetapkan AP (23) sebagai tersangka, Polsek Depok Barat akhirnya menahan mahasiswa asal Purworejo yang kos di Sewon Bantul tersebut.

AP merupakan lelaki yang saat kejadian sedang dilayani oleh DP pada Minggu (13/9) dini hari. Kapolsek Depok Barat Kompol Rachmadewanto SH menjelaskan, AP dijerat Pasal 359 KUHP dan atau Pasal 363 KUHP yakni tentang kelalaian yang menyebabkan orang meninggal dan atau pencurian dengan pemberatan. Tersangka AP, dianggap lalai karena saat tubuh korban kejang-kejang, ia tidak memberikan pertolongan, namun justru menutup mulut wanita asal Solo, Jawa Tengah itu dengan kaos.

“Tersangka bukannya menolong, namun malah menutup mulut korban dengan kaos milik korban. Kaos warna hitam itu juga diikatkan ke belakang. Menurut pengakuan tersangka, ia melakukan hal itu agar tidak terdengar suara yang keluar dari mulut korban,” ungkap Kapolsek di ruang kerjanya, Selasa (15/9).

Terkait pasal pencurian, Kapolsek menjelaskan, jika saat korban kejang-kejang, HP milik DP terus berbunyi. Karena takut, tersangka kemudian mengambil dua unit HP milik korban kemudian keluar kamar menuju parkiran hotel. “Kedua HP itu dimasukkan ke dalam tas dan sudah dibawa hingga ke luar kamar penginapan. Unsur pencurian masuk sehingga kita juga kenakan Pasal 363 KUHP karena pencurian dilakukan pada malam hari,” ucapnya.

Kapolsek menambahkan, tersangka akhirnya diamankan oleh suami korban yang sejak awal menunggu istrinya di kamar yang bersebelahan dengan kamar korban melayani pelanggannya. Saat ini, polisi masih menunggu hasil otopsi dalam terhadap jenazah korban untuk pengembangkan kasus itu.

BERITA REKOMENDASI