Tetap Diingatkan Kualitas Produk, 123 Pegiat UMKM DIY Didorong Maksimalkan Jualan Online

SLEMAN, KRJOGJA.com – 123 pegiat Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di wilayah DIY berkumpul di University Club (UC) UGM Kamis (18/10/2018) dalam agenda Forum Sosialisasi Belanja dan Jualan Online Murah Cepat dsn Aman. Para pelaku usaha yang bergerak di berbagai bidang ini didorong untuk menguasai pasar melalui marketplace online. 

Alya Mirza, Google Businness Trainer yang juga praktisi E-Commerce yang menjadi salah satu pembicara mengungkap bahwa saat ini siapapun bisa ikut berjualan online. Alya yang mengaku juga berjualan beras Delanggu melalui sistem daring ini pun meminta para peserta untuk percaya diri memasuki dunia online meski produknya dinilai hanya sederhana. 

“Apapun bisa dijual melalui online, jangan malu karena jualannya hanya ini atau itu saja. Saya misalnya, jualan beras Delanggu melalui online dan ternyata bisa kok malah semakin dikenal luas padahal hanya beras lho. Saya bisa memperkenalkan brand secara luas dan mendapat lebih banyak agen di daerah-daerah,” ungkapnya. 

Potensi besar yang dimiliki oleh marketplace online ini menurut Alya harus bisa dimanfaatkan oleh pelaku UMKM. Melalui media hanphone yang terhubung koneksi internet, menurut dia pelaku UMKM bisa berkreasi dengan maksimal untuk menggaet konsumen. 

“Baru 18 persen lho UMKM yang masuk ke online, masih sangat besar kesempatan kita. Kreasikan produk, masukkan ke online karena di jejaring ini kemungkinan produk dikenal masyarakat akan lebih tinggi, apalagi saat ini hampir semua orang sudah menggunakan smartphone,” sambungnya. 

Sementara Direktur Informasi Komunikasi Perekonomian dan Maritim Kemenkominfo Septriana Tangkary mengatakan saat ini berbagai fitur bisa digunakan untuk berjualan secara online seperti mulai chat aplikasi, media sosial hingga platform e-commerce yang jumlahnya semakin banyak. Pemerintah menurut dia terus mendukung agar UMKM di Indonesia menguasai marketplace online tersebut salah satunya dengan menggelar forum sosialisasi yang dilaksanakan di UC UGM ini. 

“Target pemerintah harus ada 8 juta UMKM yang go internasional melalui marketplace online dan pada 2020 transaksi e-commerce bisa mencapai 130 milyar USDollar. Karena itu kami dari Kemenkominfo terus mendorong UMKM untuk berjualan online, membangun pasar bekerjasama dengan tujuh kementrian terkait,” ungkapnya. 

Selain berbagi kiat berjualan online, Septriana berharap acara Forum Sosialisasi tersebut bisa membawa dampak ganda saat peserta nantinya mulai menyebarluaskan ilmu yang didapatkan pada keluarga dan rekan. “Kalau orang Jawa bisa gethok tular ke saudara atau rekan untuk sama-sama berusaha di marketplace online, jadi terus bertambah kedepannya,” sambung dia. 

Ketua Eksekutif Dekranasda DIY Roni Guritno, menambahkan saat ini hampir semua pelaku UMKM sudah memegang gawai dan bisa digunakan untuk marketing produknya. Pihaknya menyambut baik agenda yang digagas Kemenkominfo tersebut dan berharap semakin banyak UMKM mengembangkan produk serta pemasaran untuk mewujudkan kesejahteraan ekonomi. 

“Kegiatan seperti ini membuat teman-teman UMKM untuk belajar lagi lebih dalam. Harapannya teman-teman UMKM dapat trik strategi memasarkan produknya. Tapi juga harus tetap mengedepankan bagaimana menjaga kualitas produksi barang termasuk bahan bakunya. Bagaimana membuat produk berkelanjutan juga penting selain pemasaran,” ungkapnya. (Fxh)

BERITA REKOMENDASI