Tiga Remaja Yogya Tembus Pemusatan Latihan Timnas U-16

Editor: Ivan Aditya

SLEMAN, KRJOGJA.com – Tiga pemain asal Persopi Piyungan yang membela PSS, Raka Octa yang berposisi penjaga gawang, Iput Nurhasan (Stopper) dan Fahmi Alvin Setiawan (bek kanan) berhasil menembus TC Timnas U-16. Ketiganya dipanggil mengikuti pemusatan pelatihan di bawah arahan pelatih kepala Bima Sakti.

Ketiga pemain tersebut sebelumnya bergabung dalam program Development Center PSS di bawah pelatih Guntur Cahyo Utomo. PSS berhasil menjadi jembatan penghubung hingga ketiganya berhasil terpantau dan dipanggil dalam pemusatan pelatihan timnas.

“Pemanggilan pemain muda PSS ke tim nasional merupakan langkah baru bagi para pemain muda Sleman, Yogyakarta dan sekitarnya serta Development Center PSS sendiri untuk membuka jaringan seluas mungkin untuk berkompetisi di tingkat lebih tinggi,” ungkap Guntur, Sabtu (19/09/2020).

Development Center merupakan badan yang baru di PSS, yang antara lain membawahi Akademi PSS. Pemanggilan ini juga merupakan pintu gerbang bagi anak-anak di DIY dan sekitarnya, atau yang terkait dengan PSS sebagai klub untuk bisa masuk ke level yang lebih kompetitif.

Menurut Guntur, cita-cita pengembangan di PSS sendiri adalah untuk mengangkat sebanyak mungkin anak-anak yang berlatih atau terkait dengan PSS untuk masuk ke sepakbola yang lebih kompetitif. “Tujuannya nanti kan sebagai calon pengisi skuad senior. Tapi harapan lebih besar bisa mengisi timnas juga dan sebenarnya ini jalan panjang namun sudah kita mulai dari sekarang,” sambung eks asisten Indra Sjafri ini.

PSS sendiri kini menjadi jembatan seperti terlihat dari ketiga pemain muda PSS yang semuanya berasal dari Persopi Elti Piyunyan. Persopi disebut punya punya komitmen untuk menyalurkan para pemain terbaiknya ke PSS lebih dulu, harapannya juga demikian bagi SSB dan akademi lainnya yang di luar PSS.

Sementara itu, Direktur Operasional PT PSS, Hempri Suyatna saat bertemu dengan ketiga pemain muda dan orangtuanya mengatakan bahwa pemain tak hanya dilihat dari kemampuannya mengolah bola, tapi juga perilakunya. Hal ini yang harus diingat oleh para pemain muda PSS sepanjang menjalani karier sepakbola.

“Masyarakat akan menyoroti para pemain PSS, tak hanya yang senior tapi juga yang muda. Pemain yang senior hendaknya memberi contoh baik untuk yuniornya. Kali ini bagi tiga adik-adik, ini menjadi peluang besar dan mudah-mudahan mereka bisa menunjukkan kemampuan terbaik dan menjadi skuad timnas U-16 di AFC,” tandas Hempry. (Fxh)

BERITA REKOMENDASI