TKI DIY Sumbang Devisa Rp 325 M per Tahun

Editor: Ivan Aditya

SLEMAN, KRJOGJA.com – Balai Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BP3TKI) DIY memberikan penghargaan kepada Pekerja Migran Indonesia (PMI) Purna atau mantan TKI yang berhasil mengembangkan wirausaha di daerah asalnya. Tiap tahunnya TKI asal DIY menyumbang devisa atau remitansi sebesar Rp 325 miliar per tahun.

Kepala BP3TKI DIY Suparjo SH menuturkan setiap tahunnya DIY mengirimkan sekitar 1.500 TKI ke luar negeri. Seluruhnya bekerja di sektor formal dengan posisi terbanyak bekerja di sektor industri, manufaktur dan perkebunan yang tersebar di 53 negara. “Dari lima kota dan kabupaten, mantan TKI yang berhasil terbanyak ada di Bantul dan Kulonprogo,” katanya.

Baca juga :

Masa Pancaroba, BPBD Sleman Gandeng Desa Tangguh Bencana
Monyet Ekor Panjang Mulai Masuk Permukiman Warga Gunungkidul

Ditambahkannya para TKI purna ini memiliki sembilan paguyuban wirausaha dengan 400 anggota. Dari paguyuban itu sudah dapat menyerap 1.500 tenaga kerja dengan omzet mencapai Rp 3,5 miliar. Adapun kebanyakan mereka bergerak dalam bidang pengelolaan desa wisata, restoran, kuliner dan perajin.

“Yang menjadi masalah saat ini pekerja migran biasanya setelah lama bekerja di luar negeri enggan pulang ke daerahnya karena takut tidak bisa mendapatkan uang. Makanya kami memberikan pelatihan termasuk pemasaran bekerja sama dengan perguruan tinggi seperti Universitas Ahmad Dahlan,” tambahnya.

Sejak 2013 pihaknya telah melatih 1.000 orang dan hingga saat ini ada 300 mantan TKI yang telah sukses berwirausaha mandiri. (Aje)

BERITA REKOMENDASI