Total Korban 10, Dua Korban Susur Sungai Ditemukan Pagi Ini

SLEMAN, KRJOGJA.com – Tim SAR Gabungan menemukan dua korban tersisa siswi SMPN 1 Turi atas kejadian laka susur sungai Sempor, Jumat (21/2/2020) lalu. Kedua korban ditemukan di lokasi berdekatan, Minggu (23/2/2020) pagi untuk selanjutnya dibawa ke RS Bhayangkara untuk diidentifikasi.

Kepala Basarnas Yogyakarta Lalu Wahyu Efendi membenarkan terkait informasi penemuan kedua korban terakhir. Korban pertama yang kini masih diidentifikasi tim DVI ditemukan pukul 05.30 WIB sementara korban kedua ditemukan pukul 07.05 WIB.

“Dua korban ini ditemukan di lokasi berdekatan tepatnya DAM Matras. Jarak dari TKM ke lokasi penemuan ini sekitar 400 meter. Korban dalam kondisi henti nafas dan henti jantung selanjutnya dibawa ke RS Bhayangkara Yogyakarta untuk diidentifikasi oleh tim DVI,” ungkapnya pada wartawan.

Dua korban terakhir yang masih dicari sejak Sabtu (22/2/2020) kemarin diketahui bernama Yasinta Bunga siswi kelas 7B warga Dadapan Donokerto Turi dan Zahra Imelda kelas 7D warga Kebteng Wonokerto Turi Sleman. Sebelumnya sejak Sabtu kemarin berbagai upaya dilakukan tim SAR Gabungan dengan menyisir berbagai titik hingga jarak 27 kilometer dari lokasi kejadian.

Lebih dari 500 personil diturunkan dalam upaya pencarian tersebut. Delapan jenazah berhasil dievakuasi terhitung sejak Sabtu pagi lalu dan menyisakan dua korban yang akhirnya bisa diketemukan pagi ini.

Baca Juga :

Polda DIY Tetapkan Pembina IYA Sebagai Tersangka
Dua Korban Belum Ketemu, Relawan Lakukan Mediasi Spiritual
Tragedi Susur Sungai Diharapkan Jadi Pelajaran

Pengakuan Pembina Pramuka SMPN 1 Turi

Pengakuan Korban Selamat Tragedi Susur Sungai SMP N 1 Turi

Polisi sendiri sementara sudah menetapkan satu tersangka dalam tragedi susur sungai SMPN 1 Turi tersebut. IYA yang merupakan pembina pramuka sekaligus guru olahraga resmi ditahan di Mapolres Sleman lantaran dinilai lalai yang kemudian menimbulkan korban jiwa serta korban luka. (Fxh)

BERITA TERKAIT