Tuntut THR, Puluhan Karyawan Rumah Pemotongan Ayam Demo

SLEMAN, KRJOGJA.com – Puluhan buruh pabrik Group Rumah Pemotongan Ayam (RPA) di kawasan Jalan Gito Gati berunjukrasa, Senin (13/7/2020). Dua tuntutan para pendemo yakni terkait Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) secara sepihak hingga buruh yang tidak mendapat Tunjangan Hari Raya (THR).

Menurut perwakilan Serikat Buruh Peternakan (SBS) Gabungan Serikat Buruh Indonesia (GSBI) Erlangga, aksi ini disebabkan tindakan perusahaan yang menghentikan buruh secara sepihak. Mereka juga menuntut perusahaan untuk mempermanenkan para buruh yang sempat dirumahkan saat pandemi Covid-19.

“Kawan-kawan buruh yang dirumahkan dan dipanggil kembali bekerja, sampai hari ini mereka ditetapkan statusnya sebagai buruh harian lepas. Kami menuntut agar perusahaan mempermanenkan karyawan dipanggil bekerja kembali,” tegasnya.

Erlangga mengungkapkan, pihak perusahaan melakukan efisiensi dengan memutuskan hubungan kerja karena selama pandemi Covid-19 mengalami rugi. Namun perusahaan berdalih jika kondisi rugi ini sudah terjadi dua tahun belakangan ini. Total buruh yang di-PHK dari dua perusahaan PT Saliman Riyanto Raharjo (PT SRR) dan CV Mitra Gema Lestari (CV MGL) sekitar 100 orang.

BERITA REKOMENDASI