Tuntut THR, Puluhan Karyawan Rumah Pemotongan Ayam Demo

“Seluruh buruh yang dirumahkan merupakan buruh yang akhirnya di-PHK. Mereka hanya menerima tali kasih yang sebesar satu kali gaji. Perusahaan juga tidak memberikan THR padahal buruh yang dirumahkan dilakukan periode 1 Mei dan tanggal 6 Mei. Ini artinya mereka masih berhak atas THR tapi sampai saat ini perusahaan belum memberikannya. Hasil negosiasi, perusahaan baru bisa memenuhi satu tuntutan kami, yakni tentang pembayaran kawan-kawan yang di-PHK. Jika belum terpenuhi, kami akan maju ke Tripartit dengan melibatkan pihak pemerintah antara permasalahan buruh dan perusahaan,” papar Erlangga.

Sementara itu Finance Accounting PT SSR Junaedi menerangkan, pihaknya dengan para buruh akan bertemu lagi 20 Juli mendatang. “Tuntutan yang disampaikan belum konkret data-datanya. Sehingga kami meminta dikirim email paling lambat hari Jumat (17/7/2020). Hari Senin (20/7/2020) kami akan bertemu lagi untuk membahas data itu,” imbuh Junaedi.

Camat Sleman Mustadi menyatakan, di wilayah Sleman ada beberapa perusahaan besar dengan jumlah buruh ribuan. “Saat negosiasi melibatkan pihak Disperindag Sleman juga. Ini permasalahan internal jadi kami hanya memantau,” katanya.(Aha)

BERITA REKOMENDASI