UII-IAI DIY Kolaborasi Bikin Pameran Karya Arsitektur

Editor: KRjogja/Gus

SLEMAN, KRJOGJA.com – Universitas Islam Indonesia (UII) bekerjasama dengan Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) DIY menggelar pameran karya arsitektur 27-31 Januari 2018 bertempat di Kampus Terpadu UII Jalan Kaliurang km 14,5. Lebih dari 50 arsitek berperan serta dalam kegiatan yang terbuka bagi masyarakat umum tersebut.

Rektor UII Nandang Sutrisno mengatakan pameran dan seminar Sustainability in Architecture tersebut sengaja digelar untuk memberikan ruang bagi para arsitek menampilkan karya rancangannya. Terlebih, UII memiliki Program Studi Pendidikan Profesi Arsitek yang secara tak langsung memiliki tanggung jawab memastikan perancangan pembangunan Indonesia.

“Melalui pameran ini para arsitek sebagai peserta pameran menjelaskan hasil karya terpilih yang sedang dipamerkan dan menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam ranah profesi yang harus kita wujudkan bersama menuju Indonesia yang lebih baik. Pameran ini terbuka untuk umum dan mudah-mudahan bisa menginspirasi banyak orang sekaligus lebih memahami profesi arsitek ini,” ungkapnya Senin (29/1/2018).

Sementra Ahmad Saifudin Mutaqi, Ketua IAI DIY menambahkan pihaknya menyambut baik dan mengapresiasi tinggi atas kegiatan pameran ini. Menurut dia, kegiatan tersebut sesuai dengan Undang-Undang Arsitek yang mengamanatkan bahwa yang disebut Arsitek adalah mereka yang melakukan Praktek Arsitek dan telah mencapai kompetensinya.

“Menurut kami, pameran ini merupakan salah satu cara elegan seorang arsitek memperkenalkan diri kepada masyarakat, bukan dengan beriklan di lokasi yang bukan tempatnya. Kode Etik profesi Arsitek membimbing “promosi” seorang Arsitek dengan karya yang baik dan bermartabat,” ungkapnya.

Melalui pameran tersebut IAI berharap penyedia jasa konsultasi bisa benar-benar menjunjung martabat profesinya demi kemajuan Indonesia kedepan. “Arsitek, urban designer dan landscape designer sebagai penyedia jasa konsultansi adalah profesi yang mulia dan diharapkan mampu memiliki peran yang signifikan dalam pembangunan dengan tetap menjaga martabat profesi, sehingga mampu memberikan manfaat yang besar bagi kemaslahatan masyarakat,” pungkas Ahmad Saifudin. (Fxh)

UII

BERITA REKOMENDASI