Ujicoba Rekayasa Lalu-lintas Simpang Kentungan Dimulai

Editor: Ivan Aditya

SLEMAN, KRJOGJA.com – Kepolisian bersama Dinas Perhubungan memulai ujicoba rekayasa lalu-lintas di Simpang Empat Kentungan, Jumat (18/01/2019) pagi. Pengguna jalan pun mulai dihimbau menghindari simpang empat yang selama ini dikenal sebagai salah satu jalan vital di kawasan utara Yogyakarta tersebut.

KBO Lantas Polres Sleman, Iptu Riki H mengatakan ujicoba tersebut dimulai terlebih dahulu dari arah timur ke barat selama satu jam pertama. Kemudian baru arah sebaliknya yang mana nantinya bila tak menemui kendala besar akan langsung diterapkan.

“Hari ini ujicoba, jalur dari arah Solo, timur ke barat terlebih dahulu satu jam baru nanti dari barat ke timur. Kami juga lakukan rekayasa alur lampu lalu-lintas yakni diubah perputarannya,” ungkapnya ditemui di lokasi.

Jalur cepat dari timur ke barat tepatnya di sisi barat simpang empat mulai ditutup pagi tadi. Kendaraan dari arah timur melewati jalur lambat yang mana dua hari lalu sempat diperbaiki akibat adanya kerusakan bekas galian pipa PDAM.

“Dua hari ini sempat mundur karena rusak, kemudian diperbaiki dan dirasa sudah kuat. Hari ini mulai digunakan untuk rekayasa arus dan pengerjaan underpass juga dimulai,” ungkapnya lagi.

Untuk alur lampu lalu-lintas sendiri, diubah terlebih dahulu dari arah timur ke barat, lalu sebaliknya barat ke timur, diikuti selatan ke utara baru kemudian sebaliknya utara ke selatan. “Kami berupaya agar lalu-lintas tetap bisa berjalan dengan baik,” imbuhnya.

Seturut rencana, rekayasa tersebut akan diterapkan langsung selama pengerjaan proyek underpass Kentungan selama tidak ada kendala besar. “Sampai saat ini kendalannya karena ini simpang empat pasti terjadi crossing. Kami menghimbau juga agar masyarakat pengguna jalan bisa memilih jalur alternatif,” sambung dia.

Untuk memastikan kelancaran rekayasa, Polres Sleman bersama instansi terkait lainnya siap menyiagakan anggota selama 24 jam. “Anggota akan siap 24 jam namun tentu melihat situasi juga. Pos di Kentungan ini sampai pukul 22.00 WIB, kemudian di back up dari Pos Jombor,” tandasnya. (Fxh)

BERITA REKOMENDASI