Umrah Dibuka, Naiknya Tarif dan Usia Jamaah Jadi Kendala

SLEMAN, KRJOGJA.com – Perusahaan jasa keberangkatan haji dan umrah mulai beroperasi lagi setelah Arab Saudi memperbolehkan jamaah dari negara lain menunaikan ibadah umrah per 1 November kemarin. Hanya saja pihak penyelanggara umrah belum bisa mempromosikan hal ini secara gencar karena regulasi yang masih berubah-ubah. Selain itu kenaikan tarif umrah berkisar 30 hingga 40 persen juga menjadi kendala bagi pihak penyelenggara umrah.

Direktur Utama Zhafira Umrah dan Haji HR Tanto SH mengatakan, sejak dibuka kembali 1 November banyak masyarakat yang menanyakan regulasinya. Namun sebagai pihak penyelanggara umrah, Tanto juga menghadapi beberapa kendala. Seperti kewajiban mendapatkan hasil PCR atau swab test dari laboratorium yang ditunjuk Saudi Airlines. Hingga saat ini juga baru Saudi Airlines yang ditunjuk sedangkan maskapai lain belum bisa masuk.

“Kalau yang berminat ada tapi kami belum berani memberangkatkan. Ada beberapa kendala yang belum clear, seperti beberapa jamaah yang ternyata reaktif dan harus di tes ulang lagi. Kami masih pantau pola protokol yang diterapkan itu pun belum maksimal karena ini baru uji coba,” ungkap Tanto kepada KRJOGJA.com, Kamis (5/10/2020).

BERITA REKOMENDASI