UNBK SMK Sleman Lancar

Editor: KRjogja/Gus

SLEMAN (KRjogja.com) – Pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tingkat SMK di Kabupaten Sleman berjalan lancar. Total 7.200 peserta tercatat hadir, sehingga tidak ada yang harus mengikuti ujian susulan.

Pada pelaksanaan ujian pada hari kedua, ada satu siswa yang sakit. Namun tetap bisa hadir dan mengikuti ujian utama. Semua siswa mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di sekolah masing-masing. Karena dari 54 SMK, semuanya mengerjakan ujian secara mandiri.

"Termasuk di hari terakhir, yaitu ujian teori kejuruan juga tidak ada kendala. Semua soal dapat dibaca dengan baik. Listrik dan jaringan internet juga lancar semua. Harapannya siswa dapat mengerjakan soal dengan baik, sehingga mereka lulus dengan nilai yang memuaskan," kata Kepala Balai Pendidikan Menengah (Dikmen) Kabupaten Sleman Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) DIY Sukarjo, Jumat (6/4).

Pada hari terakhir, semua siswa bisa memaksimalkan dari waktu yang disediakan. Karena hari keempat adalah teori kejuruan menyesuaikan dengan program keahlian yang mereka ambil. "Beda ketika hari pertama kemarin, yaitu Bahasa Indonesia. Dari 120 menit yang disediakan, sekitar 90-100 menit siswa sudah keluar ruangan kelas. Mudah-mudahan karena bisa mengerjakan soal," ujarnya.

Berdasarkan data Balai Dikmen Kabupaten Sleman, jumlah peserta ujian terbanyak ada di SMKN 2 Depok dengan 508 siswa, SMKN 1 Seyegan 385 siswa dan SMKN 1 Kalasan dengan 350 siswa.

Di SMKN 1 Kalasan, pelaksanaan UNBK juga tidak ada kendala. Total ada 350 peserta ujian. Mereka terbagi dalam tiga sesi dan semuanya berjalan lancar. "Lancar. Alhamdulillah Tidak ada kendala sama sekali. Mudah-mudahan hasilnya bisa maksimal," kata Kepala SMKN 1 Kalasan M Effendi. (Awh)

BERITA REKOMENDASI