Underpass Kentungan Mulai Dioperasikan 15 Februari

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Pembangunan fisik dan penataan Underpass Kentungan saat ini sudah selesai dan direncanakan mulai dioperasionalkan 15 Februari 2020. Jalur bawah tanah di simpang empat Kentungan antara lintasan Jalan Ringroad Utara dan Jalan Kaliurang ini mendesak untuk segera dibuka, guna mengurai dan mengurangi kemacetan lalu lintas di kawasan tersebut. Namun kewenangan operasional/ fungsional Underpass Kentungan sepenuhnya ada di Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional (Satker PJN) Wilayah DIY Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), bukan di Pemda DIY.

“Saya tidak bisa memastikan kapan Underpass Kentungan dibuka. Itu bukan wewenang saya, melainkan Satker PJN. Yang jelas harapanya secepatnya dibuka, semoga minggu ini atau minggu depan sudah dibuka,” kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, Energi dan Sumber Daya Mineral (PUP ESDM) DIY Hananto Hadi Purnomo.

Hananto mengungkapkan, pembangunan fisik underpass sepanjang 900 meter, tinggi 5,2 meter yang terdiri dua lajur ke Barat dan ke Timur di simpang empat Kentungan tersebut sudah selesai semuanya. Termasuk surat rekomendasi laik fungsi Underpass Kentungan sudah keluar. “Kalau sudah dilakukan evaluasi terutama keamanannya dan dinyatakan laik fungsi, tinggal sosialisasi lalu dibuka saja supaya dimanfaatkan masyarakat,” tegasnya.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUP ESDM DIY Bambang Sugaib menyatakan, keberadaan Underpass Kentungan memiliki kontribusi cukup besar untuk mengurangi kemacetan yang ada di kawasan tersebut. Karena itu, berdasarkan informasi yang didapatkan dari pelaksana proyek pembangunan Underpass Kentungan yaitu Satker P2JN, rencananya 15 Februari Underpass Kentungan sudah bisa dioperasionalkan.

“Berdasarkan informasi yang kami terima, rencananya 15 Februari mendatang Underpass Kentungan sudah bisa dioperasikan. Mudah-mudahan, semua rencana tersebut bisa dilaksanakan tepat waktu, sehingga kemacetan di kawasan itu bisa dikurangi,” ujar Bambang Sugaib.

Diakui, keberadaan Underpass Kentungan cukup penting, khususnya dalam mengurangi kemacetan lalu lintas. Karenanya kualitas, kerapihan, kebersihan dan keamanan harus menjadi prioritas dan benar-benar dijaga.

“Saya kira yang terpenting kualitas dan keamanannya benar-benar terjaga. Karena bagaimanapun juga keamanan dan kenyamanan bagi pengendara harus menjadi prioritas,” ujarnya. (Ira/Ria)

BERITA REKOMENDASI