Unik, Tanpa Komandan Tapi Upacara Bendera Tetap Khidmat

Editor: Ivan Aditya

PANDEMI telah menciptakan kreativitas tersendiri diberbagai bidang. Demikian juga, untuk memperingati HUT ke 76 Proklamasi Kemerdekaan bangsa Indonesia. Banyak cara yang dilakukan, tetapi protokol kesehatan tetap harus jadi patokan.

Di antaranya seperti yang dilakukan warga Perumnas Minomartani, Sleman di wilayah RW 1. Karena lahan yang terbatas, namun semangat untuk merayakan proklamasi kemerdekaan tetap meluap, jadilah upacara bendera di tiap gang. Bahkan yang dari depan rumah, sementara bendera merah putih di kibarkan di tengah-tengah.

Tidak ada komandan upacara, semuanya harus tunduk pada acara yang disiarkan melalui pengeras suara di masjid Baiturohman. Sehingga ketika menyanyikan Indonesia Raya sesuai dengan upacara bendera di Jakarta, semua langsung hormat. Unik, tetapi luar biasa suasana yang khidmat.

“Ini memang yang pertama, tetap sungguh sangat bermakna. Apalagi pada situasi keprihatinan di masa pandemi” kata Mohammad Aal, koordinator upacara benderadi jalan Tawes Minomartani.

Di gang yang lain, malah ada yang berpakaian sesuai asalnya misalnya dari NTB atau dari Batak dan Aceh. Suasana kebangsaan sangat terasakan. (Loc)

BERITA REKOMENDASI