Unjaya dan Takasaki University Jepang Gelar Student Exchange Meeting 2021

Editor: Ivan Aditya

SLEMAN, KRJOGJA.com – Sebagai implementasi kerja sama yang telah lama terjalin antara Universitas Jenderal Ahmad Yani Yogyakarta (Unjaya) dan Takasaki University of Health and welfare Jepang, diselenggarakan pertukaran mahasiswa dengan mengangkat tema The Social Issues Discussion Between Indonesia and Japan. Kegiatan dilakukan secara Online, Minggu, (21/11/2021).

Kabag kerja sama Unjaya, Suwarno MNS, Selassie (23/11/2021) menyampaikan, kegiatan ini selain sebagai bentuk implementasi kerja sama antara Unjaya dan Takasaki University yang sudah terjalin sejak 2012, juga untuk memberikan manfaat bagi para mahasiswa agar berpikir kritis untuk menemukan ide solusi terkait masalah-masalah sosial di masing-masing Negara, dan memberi wawasan serta mendapatkan pengalaman dan relasi bagi para mahasiswa kedua Universitas.

Kegiatan pertukaran mahasiswa ini mengangkat isu-isu sosial yang sedang terjadi atau sedang trend di Indonesia ataupun Jepang. Kegiatan ini dilakukan dalam dua sesi. Sesi pertama perkenalan para peserta dan presentasi mengenai Negara Kota, serta Universitas masing-masing. Sesi kedua, merupakan sesi utama, dilaksanakan diskusi, tukar opini dan ide solusi mengenai isu yang sudah dipilih sebelumnya yang dipandu oleh Profesor Christopher Tarn dari International Affairs Office, Takasaki University of Health and Welfare.

Delegasi dari Unjaya terdiri dari Wahyudi Rasul Akbar (Prodi Teknik Industri), Krisna Adqilna Ahuljannata (Prodi Teknik Industri), Ferdy Pramudia (Prodi Farmasi), Siti Annisa Irsan (Prodi Keperawatan), Lintang Sesarie (Prodi Akuntansi), dan Nadia Suci Dewi (Prodi Manajemen) dengan mengangkat isu sosial yang berjudul Indonesia is Facing Plastic Waste Emergency. Adapun pendamping delegasi Unjaya, Arif Adi Setiawan SKep Ns MKep, Kabiro Kemahasiswaan dan Alumni Unjaya.

Sedang delegasi Takasaki University terdiri Gakuto Inada (Healthcare Informatics), Yuna Kawai (Social Welfare), Kagari Yamamoto (Social Welfare), Yuzuki Fukushima (Nursing), Mei Tanigawa (Nursing), dan Kurumi Sakata (Pharmacy) yang mengangkat isu sosial yang berjudul The Suicide Rate in Japan is a Major Social Issue, dengan pendamping Ms Yukiko Nakajima dan Ms. Akemi Numazawa selaku Coordinator at Central of International Affairs Takasaki University of Health and Welfare, Jepang.

Diskusi juga dihadiri Wakil Dekan 1 Fakultas Kesehatan Unjaya, Lily Yulaikhah SSiT MKeb, Kabiro KPP Unjaya, BT Sutrisno SP SKom, dan Kapusi, Sigid Nugroho Adhi MEng. (Fie)

BERITA REKOMENDASI